Paus Sesalkan Serangan ke Gereja di Pakistan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Paus Johannes Paulus II mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas tewasnya 18 umat Nasrani, yang tewas ditembak enam orang tak dikenal, saat mengikuti kebaktian di Gereja Saint Dominic di Pakistan, Minggu (28/10). Demikian dikatakan Paus seperti dikutip Kantor Berita AFP.

    Pemimpin umat Katolik sedunia ini mengungkapkan duka citanya yang mendalam atas tragedi yang disebutnya, di luar batas toleransi beragama itu. Menurut petugas kepolisian Bahawalpur, Pakistan, tiga orang bersenjata memasuki gereja Bahawalpur, Minggu (28/10), dan menembak ke arah para jemaah. Diduga, penembakan itu adalah upaya balas dendam atas serangan AS ke Afganistan.

    Suster Anna Bakhshi, Kepala Sekolah lokal Bahawalpur mengatakan gereja tersebut adalah milik komunitas Roman Katolik lokal, yang juga digunakan oleh jemaah Kristen Protestan secara bersama-sama. Anna yakin para pembunuh berencana untuk menyerang setiap unit pelayanan yang dimiliki umat Katolik, yang kerap didatangi oleh banyak orang.

    Sebelumnya, dalam sebuah pertemuan internasional Paus menyatakan, “Berikan bantuan secepatnya yang efektif untuk para pengungsi (Afganistan-Red), terutama sebelum datangnya musim dingin.” (Sri Wahyuni-Tempo News Room)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.