Bosan Terisolasi Virus Corona, Gim dan Aplikasi Ponsel Jadi Tren

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan mengenakan masker bedah berfoto selfie di depan spot wisata air mancur Trevi setelah dua kasus virus corona terkonfirmasi di kota mode tersebut di Roma, Italia, Jumat, 31 Januari 2020. Para pelancong yang tengah berwisata dengan rela mengenakan masker sebagai perlindungan diri dari virus baru tersebut. REUTERS/Remo Casilli

    Wisatawan mengenakan masker bedah berfoto selfie di depan spot wisata air mancur Trevi setelah dua kasus virus corona terkonfirmasi di kota mode tersebut di Roma, Italia, Jumat, 31 Januari 2020. Para pelancong yang tengah berwisata dengan rela mengenakan masker sebagai perlindungan diri dari virus baru tersebut. REUTERS/Remo Casilli

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga Cina yang terjebak di kota yang diisolasi pemerintah karena virus Corona, mulai bosan dan mencari hiburan dengan gim daring dan aplikasi video pendek.

    Gim daring dan aplikasi video pendek telah menjadi salah satu dari sedikit penerima manfaat wabah virus Corona di Cina, dengan memperoleh jutaan penonton dan unduhan ketika orang-orang yang terjebak mencari hiburan.

    Tren ini telah membuat perusahaan yang melakukan bisnis di pameran, seperti pembuat mobil Tesla dan Mercedes-Benz, untuk mempromosikan produk secara daring selama seminggu, menurut laporan Reuters, 4 Februari 2020.

    Biasanya orang Cina bepergian dan berkumpul dengan keluarga dan teman-teman selama liburan Tahun Baru Imlek, tetapi banyak yang menunda atau membatalkan rencana mereka atas kekhawatiran yang muncul pada pertengahan Januari tentang penyebaran virus baru yang telah menewaskan 425 orang menurut catatan laporan Komisi Kesehatan Cina pada Selasa.

    "Saya hanya menggunakan ponsel saya selama tiga jam sehari di tempat kerja, tetapi setidaknya delapan jam setiap hari selama Festival Musim Semi, karena itu sangat membosankan," kata Lu Zhang, seorang guru sekolah menengah pertama di provinsi Shandong timur.

    Investor telah memanfaatkan tren ini, dengan saham pengembang game Cina seperti Tencent, naik 2% di Hong Kong pada hari Selasa, melampaui kenaikan 1% pada benchmark HSI, sementara di New York, NetEase naik hampir 3%.

    Saham yang terdaftar di AS, platform video Cina Bilibili naik hampir 7%, sementara saham mesin pencari Baidu dan raksasa e-commerce Alibaba juga naik.

    Lima pengembang gim seluler termasuk Ourpalm, melonjak dengan angka maksimum 10% pada hari Selasa.

    Unduhan mingguan melonjak 77% di aplikasi video ByteDance Xigua dari 20 Januari hingga 26 Januari, setelah mengumumkan rencana untuk memutar perdana film, "Lost in Russia" secara gratis, berdasarkan data App Annie.

    "Waktu menonton saya kemarin melebihi 10 jam," kata seorang warga Shanghai, yang diidentifikasi hanya sebagai Wang, mengatakan di media sosial. "Apa yang Anda semua sarankan agar saya lakukan selain melihat ke ponsel saya?"

    Aplikasi populer lain adalah aplikasi kesehatan dan kebugaran, seperti Keep, yang menyiarkan langsung kelas kebugaran. Penghasilannya melonjak 15% untuk minggu ini, sementara unduhan aplikasi perawatan kesehatan Pingan Good Doctor melonjak 1,186%.

    "Kami percaya bahwa internet Cina dan perusahaan logistik agak terlindung dari dampak wabah virus," kata analis dari Bernstein Research.

    Gim ponsel blockbuster Tencent, "Honor of Kings" menghasilkan hingga 2 miliar yuan atau Rp 27,5 triliun pada malam 24 Januari, yang menurut perkiraan Pei Pei, seorang analis Sinolink Securities Co, melebihi semua gim ponsel Cina pada aplikasi Apple Store selama liburan panjang di 2018.

    Tencent menolak berkomentar terkait lonjakan ini.

    Petugas kepolisian berjaga-jaga di pos pemeriksaan Jembatan Sungai Jiujiang Yangtze yang melintasi dari provinsi Hubei di Jiujiang, provinsi Jiangxi, Cina, 31 Januari 2020. Kendaraan bermotor dilarang melintasi jembatan ini karena semakin menyebarnya wabah virus corona. REUTERS/Thomas Peter

    Aplikasi simulasi strategi "Plague Inc.", yang melonjak ke puncak tangga lagu di app store Apple, mempertahankan popularitasnya.

    Gim ini, yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan mengembangkan patogen untuk menghancurkan dunia, menghasilkan 78.000 unduhan pada Januari, naik dari 16.000 pada Desember, menurut Sensor Tower.

    "Banyak siswa bermain game selama Festival Musim Semi," kata guru SMP, Lu, menambahkan bahwa dia menghabiskan lebih dari lima jam setiap hari bermain poker di antara permainan lainnya. "Kadang-kadang mereka mengundang saya untuk bergabung ketika mereka melihat saya online."

    Pembuat kendaraan listrik A.S. Tesla, yang memulai pengiriman Desember pada mobil yang dibangun di pabrik Shanghai senilai US$ 2 miliar, meningkatkan kegiatan penjualan harian yang disiarkan langsung di aplikasi video Douyin untuk menyoroti fitur kendaraannya.

    Beberapa dealer penjualan untuk Mercedes Benz juga membawa ke aplikasi WeChat dengan tautan ke tampilan interior 360 derajat dari SUV kompak GLB-nya, mensimulasikan pengalaman penumpang dan menawarkan close-up detail jahitan kulit dan dasbor.

    "Tidak meninggalkan rumah, jadi gunakan realitas virtual untuk melihat mobil!" kata seorang penonton video pameran tersebut.

    Virus Corona baru, pandemi virus kedua yang muncul dari Cina sejak wabah SARS 2003, telah menginfeksi lebih dari 20.000 orang, 99 persen di antaranya ditemukan di semua provinsi di daratan Cina. Korban tewas mencapai 427 kasus, atau hanya sedikit di atas 2 persen dari mereka yang terinfeksi, dengan dua kematian di luar Cina daratan sementara 425 korban meninggal virus Corona berada di Cina daratan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.