Pria Malaysia Pasang Spanduk di Jalan untuk Mencari Jodoh

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spanduk mencari jodoh yang dipasang Aziro dan viral di media sosia sejak 10 Januari. [Twitter/lati0s]

    Spanduk mencari jodoh yang dipasang Aziro dan viral di media sosia sejak 10 Januari. [Twitter/lati0s]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria Malaysia memasang spanduk yang mengiklankan dirinya di pinggir jalan demi mencari jodoh.

    Pria asal Terengganu viral di media sosial setelah memasang dua spanduk untuk mencari istri.

    Spanduknya viral setelah pengguna jalan memotretnya dan mengunggah ke Twitter pada 10 Januari. Spanduk yang terpasang memaparkan identitas, usia, berat, dan pekerjaaannya.

    "Siapa yang bersedia menjadi istri saya, silakan hubungi saya," bunyi tulisan di spanduk lengkap dengan moro telepon dan WhatsApp.

    Dilaporkan AsiaOne, 1 Februari 2020, setelah gambar spanduk menyebar di internet, Noor Aziro Abdullah, 35 tahun, menerima banyak panggilan telepon untuk menanyakan tentang iklan, termasuk satu dari seorang perempuan dari negara bagian yang sama.

    Seorang perempuan berusia 33 tahun menghubunginya karena penasaran, dan pasangan itu mulai akrab sejak itu.

    "Kami hanya berteman karena kami masih berada di bagian awal hubungan," kata Aziro kepada Malay Mail. "Meskipun dia bilang dia setuju menjadi istri saya, kami masih ingin saling mengenal dulu."

    Setelah beberapa minggu bertukar pesan teks, keduanya memutuskan untuk bertemu minggu lalu, dengan adik perempuan Aziro.

    Menurut saudara perempuannya, keluarga Aziro menginginkan seseorang yang dapat menerima dia apa adanya. Aziro sendiri adalah seorang tukang kayu dan hidup dari keluarga yang sederhana bersama tiga saudara perempuan lainnya.

    Meskipun spanduknya telah dicopot oleh Dewan Kota Dungun, Aziro terus menerima panggilan telepon terkait spanduk jodohnya.

    "Saya masih mendapat telepon dari seluruh wilayah. Kebanyakan dari mereka berasal dari luar Terengganu, ada yang dari Klang, Johor, bahkan Sarawak dan yang mengejutkan, saya juga menerima telepon dari Indonesia."

    Seorang penelepon dari Penang bahkan meneleponnya untuk memuji Aziro dan kejujurannya, sementara yang lain bertanya apakah metodenya berhasil atau ingin menjadi temannya.

    Untuk saat ini, Aziro memutuskan untuk fokus membangun hubungan pertemanan lebih dahulu sebelum mencai jodoh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.