Negara-negara yang Mengkonfirmasi Kasus Virus Corona

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus Corona. REUTERS/Dado Ruvic

    Ilustrasi virus Corona. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang-orang di seluruh dunia telah didiagnosis dengan virus Corona jenis baru 2019-nCov yang berasal dari Kota Wuhan di Cina.

    Kasus baru yang muncul akibat jenis virus corona baru, yang muncul di pasar makanan laut di kota Wuhan di Cina, dilaporkan setiap hari di seluruh dunia.

    Banyak kasus telah dikonfirmasi di beberapa negara di kawasan Asia-Pasifik serta negara-negara di Eropa, Amerika Utara, dan Timur Tengah.

    Berikut adalah negara-negara yang sejauh ini mengkonfirmasi kasus virus corona baru, dikutip dari Al Jazeera, 31 Januari 2020.

    1. Australia (7 kasus)

    Australia telah mengkonfirmasi tujuh kasus virus Corona. Di antara yang terbaru adalah seorang perempuan berusia 21 tahun yang berada dalam penerbangan terakhir dari Wuhan ke Sydney sebelum Cina memberlakukan larangan perjalanan.

    Infeksi lain terdeteksi pada seorang pria yang tiba di Melbourne dari Cina dan tiga pria di Sydney yang baru-baru ini tiba dari Cina mereka dinyatakan positif menderita penyakit tersebut dan dirawat di unit isolasi rumah sakit setempat.

    2. Kamboja (1 kasus)

    Kamboja mengkonfirmasi kasus pertama virus Corona Wuhan pada 27 Januari. Menteri Kesehatan Mam Bunheng mengatakan pasien itu adalah warga negara Cina berusia 60 tahun di kota pantai Sihanoukville.

    3. Kanada (3 kasus)

    Seorang pria yang tiba di Toronto bersama istrinya pada 22 Januari setelah mengunjungi Wuhan dipastikan terinfeksi virus Corona.
    Pasangan itu mengenakan masker dalam penerbangan mereka dari Guangzhou dan menggunakan transportasi pribadi dari bandara.
    Istrinya juga dinyatakan positif terkena virus.

    Satu kasus juga dikonfirmasi di British Columbia. Sementara itu, 19 kasus yang dicurigai sedang diselidiki oleh petugas kesehatan di Toronto.

    4. Cina (9.692 kasus)

    Pada Kamis malam Komis Kesehatan Cina melaporkan lonjakan kasus virus Corona hanya dalam beberapa jam dengan total 9.816 kasus infeksi dan total 213 kematian, menurut South China Morning Post. Seluruh kematian berada di Cina daratan sementara jumlah infeksi Cina daratan mencapai 9.692.

    Angka ini meningkat tajam dengan 1.982 kasus baru ditemukan sehari sebelumnya.

    Dikutip dari CNN, sebelumnya pada 30 Januari, dilaporkan setidaknya 8.252 di seluruh dunia terinfeksi virus dan 8.137 kasus telah dikonfirmasi di daratan Cina, sebagian besar dari mereka berada di sekitar Wuhan. Sementara 171 orang telah tewas, hampir semuanya di Provinsi Hubei, tetapi para pejabat telah mengkonfirmasi setidaknya delapan kematian di tempat lain termasuk satu di Beijing, satu di Shanghai dan dua di Provinsi Henan.

    Kota Makau, pusat perjudian yang sangat populer dengan turis, telah mengkonfirmasi tujuh kasus. Di Hong Kong, 10 orang diketahui telah terinfeksi, dengan ratusan kasus yang diduga dilaporkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.