Pengamat: Pengamanan Swasta Terlalu Berbahaya Bagi Pangeran Harry

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran Harry tiba di bandara Vancouver pada Senin, 20 Januari 2020, untuk memulai hidup baru di Kanada bersama Meghan Markle dan putra mereka Archie, setelah mengundurkan diri dari Kerajaan Inggris pada 8 Januari.[Metro.co.uk]

    Pangeran Harry tiba di bandara Vancouver pada Senin, 20 Januari 2020, untuk memulai hidup baru di Kanada bersama Meghan Markle dan putra mereka Archie, setelah mengundurkan diri dari Kerajaan Inggris pada 8 Januari.[Metro.co.uk]

    TEMPO.CO, Jakarta - Masih adanya pengamanan khusus dari Kerajaan Inggris untuk Pangeran Harry dan Meghan Markle membuat keduanya kembali menjadi sorotan. Sebab, nilai pengamanan itu diestimasikan mencapai lebih dari 3 juta Inggris Poundsterling (Rp53 miliar) dan masih ditanggung oleh publik Inggris. Padahal, Pangeran Harry dan Meghan mendeklarasikan bahwa mereka akan hidup mandiri tanpa uang publik.

    "Masalah nilai pengamanan ini menjadi perhatian karena sangat sangat besar. Saya pikir Harry dan Meghan harus segera membuat kesepakatan baru karena tagihannya akan terlalu berat untuk dibayar Harry sendiri," ujar pakar Kerajaan Inggris, David McClure, sebagaimana dikutip dari Express, Rabu, 22 Januari 2020.

    Menurut pakar pengamanan yang juga mantan pengawal khusus keluarga bangsawan di Kanada, Chris Mathers, nilai pengamanan Meghan dan Harry saat ini setidaknya 5,9 Juta Inggris Poundsterling. Hal itu melihat dari besarnya jumlah pengawal yang dimiliki keduanya.

    Ketika berita ini ditulis, Pangeran Harry dan Meghan masih dikawal masing-masing oleh satu tim bodyguard yang berisi enam orang pengawal. Adapun satu tim terdiri atas tiga pengawal terpilih dari Inggris dan tiga pengawal terpilih dari Kanada.

    Mantan pengawal mendiang Putri Diana, Ken Wharfe, berpendapat bahwa Harry dan Meghan bisa menekan biaya pengamanan jika memakai jasa pengamanan swasta di Kanada. Namun, ia tidak bisa membayangkan keduanya memakai jasa swasta karena secara kualitas akan sangat timpang dengan pengamanan yang biasa mereka dapat.

    Menurut Wharfe, pengamanan Kerajaan Inggris adalah salah satu yang terbaik di dunia karena mereka tidak hanya veteran militer, tetapi juga agen MI5 ataupun MI6. Mereka terlatih memakai senjata senjata berbahaya, perlindungan dalam situasi darurat, dan memiliki akses ke berbagai dokumen rahasia negara. Hal-hal itu, kata Wharfe, tidak dimiliki jasa swasta.

    "Terlalu berbahaya memakai jasa pengamanan swasta," ujar Wharfe yang tidak bisa menyangkal bahwa memakai jasa pengamanan asal Inggris berarti memakai biaya publik lagi.

    Dai Davies, dari unit Kepolisian Kerajaan Inggris, juga memprediksi pada akhirnya Pangeran Harry dan Meghan akan tetap memakai jasa pengamanan mereka. Berarti, kata Davies, lagi-lagi keduanya akan ditanggung dengan biaya publik yang kontradiktif dengan janji mereka untuk hidup independen. "Ujung-ujungnya rakyat lagi yang membayar."

    EXPRESS | DAILY MAIL | ISTMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.