Israel Diduga Melancarkan Serangan ke Suriah

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi peta Suriah. Sumber: aljazeera.com

    Ilustrasi peta Suriah. Sumber: aljazeera.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Angkatan Darat Suriah melaporkan bahwa Israel telah menyerang pangkalan udara utama T4 menggunakan jet di Provinsi Homs, Suriah. Dalam laporan itu disebutkan juga serangan tersebut sempat menjatuhkan beberapa rudal hingga menyebabkan beberapa kerusakan material. 

    Pada Selasa, 14 Januari 2020, Juru bicara Angkatan Darat Suriah mengatakan kepada media, empat rudal Israel jatuh di pangkalan udara T4, namun untungnya berhasil mereka cegah dan dihancurkan. Tidak ada korban jiwa dalam serangan yang terjadi pada Selasa kemarin sekitar jam 10 malam tersebut. 

    “Angkatan udara Israel melakukan agresi udara baru dan dengan sigap pertahanan udara kami menghadapi serangan rudal musuh,” demikian bunyi pernyataan Angkatan Darat Suriah.

    Militer Israel belum mengeluarkan komentar terkait serangan mereka ke Suriah.

    Pejuang dari Pasukan Demokrat Suriah (SDF) berdiri di dekat kuil Uwais al-Qarni yang hancur di Raqqa, Suriah 16 September 2017.[REUTERS / Rodi Said] 

    Sebuah stasiun televisi Suriah dalam pemberitaannya tidak menjelaskan siapa yang berada di balik serangan terhadap pangkalan udara utama T4, yang terletak sekitar 40 km dari kota Palmyra, Suriah.

    Israel sebelumnya menuduh pangkalan udara tersebut menampung kehadiran militer Iran dan telah menjadikannya sasaran berkali-kali dalam beberapa tahun terakhir. 

    Serangan ke Suriah Selasa, 15 Januari 2020 kemarin merupakan serangan pertama yang diklaim Suriah dilakukan oleh Israel setelah Amerika Serikat membunuh Qassem Soleimani, Kepala Pasukan khusus Quds, Garda Revolusi Iran pada 3 Januari 2020. Quds adalah pasukan khusus yang paling kuat dalam militer Iran. Kematian Soleimani telah memperparah perseteruan antara Teheran dan Washington sejak 1979. 

    Militer Suriah mengatakan jet-jet perang Israel terbang dari Tanf ke tenggara tepat dimana Amerika Serikat telah mendirikan pangkalan militer dekat perbatasan Suriah - Irak - Yordania. Pangkalan Tanf merupakan benteng Amerika Serikat dalam melawan Iran dan bagian dari kampanye melawan pengaruh Iran di Irak dan Suriah. Pangkalan militer Tanf  terletak di jalan raya Damaskus-Baghdad yang merupakan rute menuju pasokan utama senjata Iran ke Suriah. 

    Israel telah berulang kali menjatuhkan bom dengan target para militan pendukung Iran di Suriah. Serangan itu bertujuan untuk mengakhiri kehadiran militer Teheran di Suriah. 

    Kelompok-kelompok bersenjata yang didukung Iran dan dipimpin Hizbulloh dari Lebanon, sekarang memegang kekuasaan di bagian timur dan selatan Suriah serta beberapa lokasi di pinggiran kota sekitar Ibu Kota Damaskus. Ada juga pangkalan mereka di kota perbatasan Albu Kamal yang merupakan lokasi strategis di sungai Efrat di distrik Deir Az Zor di Suriah timur dekat perbatasan Suriah -Irak. 

    Israel sebelumnya mengatakan Iran menggunakan pangkalan T4 untuk mentransfer senjata ke Hizbullah, dimana senjata-senjata ini digunakan untuk perang pada 2006 silam. Sejumlah sumber dari intelijen negara-negara Barat mengatakan pangkalan itu juga digunakan sebagai markas Garda Revolusi Iran.

    Galuh Kurnia Ramadhani | aljazeera.com


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.