Laki-laki di Italia, Diduga Tewas Diserang 2 Anjing Sendiri

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massimo Sartori, 49 tahun, tewas dianiaya oleh dua anjing peliharaannya sendiri. Sumber: CEN/mirror.co.uk

    Massimo Sartori, 49 tahun, tewas dianiaya oleh dua anjing peliharaannya sendiri. Sumber: CEN/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Massimo Sartori, 49 tahun, tewas dianiaya oleh dua anjing peliharaannya sendiri. Anjing itu jenis Rotweilers.

    Dikutip dari mirror.co.uk, Sartori tewas dikediamannya di desa Pozzonovo, wilayah Padua, Italia. Penyerangan mengerikan oleh anjing peliharaan ini, disaksikan oleh pacar Sartori, Romina Polonia, 20 tahun.   

    Polonia menemukan dua anjing jenis Rottweilers itu dengan beringas menyerang Sartori yang sudah dalam keadaan tak sadarkan diri. Anjing pertama berusia 2 tahun yang seekor anjing jantan dan satu anjing lainnya adalah anjing betina, 9 bulan.

    Massimo Sartori, 49 tahun, tewas dianiaya oleh dua anjing peliharaannya sendiri. Sumber: CEN/mirror.co.uk

    Polonia menjerit meminta bantuan kakak perempuannya saat dia melihat Santori digigit bagian kepala dan tangan kanannya oleh dua anjing peliharaannya. Kendati tim medis sudah berusaha menyadarkan Santori, namun upaya itu tidak berhasil. Dia dinyatakan tewas di lokasi kejadian.

    Dua anjing Rottweilers peliharaan Santori dilaporkan sudah ditangkap dan dikirim ke kendang anjing. Sedangkan aparat kepolisian akan meminta keterangan Polonia dan penduduk sekitar soal kejadian ini.

    Sebuah otopsi sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian Santori apakah benar itu karena serangan anjing-anjingnya atau dia meninggal karena sebab alami sebelum akhirnya anjing-anjing itu mulai menggigitnya. Belum ada pihak yang ditahan atas kasus ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?