Vatikan Akan Investigasi Investasi di Film Rocketman

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Fransiskus memimpin doa dalam misa malam Paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu, 20 April 2019. REUTERS/Remo Casilli

    Paus Fransiskus memimpin doa dalam misa malam Paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu, 20 April 2019. REUTERS/Remo Casilli

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah dokumen yang dipublikasi surat kabar dari Italia, Corriere Della Sera, mengungkap Vatikan telah berinvestasi jutaan dolar dalam produksi film Men in Black: International dan film Rocketman yang berkisah tentang kehidupan musisi Elton John.

    Dikutip dari washingtonexaminer.com, Sabtu, 14 Desember 2019, Vatikan menghabiskan uang lebih dari US$ 4,5 juta atau Rp 62 miliar untuk mendanai produksi film-film itu pada 2019. Film Rocketman dibeberapa negara mengalami sensor karena ada adegan gay. Masih belum diketahui mengapa Vatikan menghabiskan jutaan dollar untuk film.

    “Beberapa investigasi sedang dilakukan dan sejalan dengan apa yang diminta yang diharapkan membantu mengklarifikasi posisi Vatikan sehubungan dana yang disebutkan dan hal lainnya. Semuanya sedang dievaluasi oleh pengadilan vatikan bekerja sama dengan otoritas yang berkompeten,” tulis Vatikan dalam keterangan tertulis.   

    Paus Fransiskus memberkati minyak suci saat memimpin Misa pada Kamis Suci di Basilika Santo Petrus di Vatikan, 18 April 2019. REUTERS/Remo Casilli

    Vatikan dalam keterangannya juga menjelaskan uang yang digunakan untuk berinvestasi berasal dari uang donasi yang diberikan donator untuk para fakir miskin. Penawaran tersebut seharusnya untuk "inisiatif kemanusiaan dan proyek promosi sosial, serta untuk dukungan Tahta Suci.

    Pengungkapan ini menyusul peringatan Paus Fransiskus kepada para kardinal soal dampak tingginya defisit anggaran terhadap masa depan ekonomi Vatikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?