Polisi India Selamatkan Laki-laki yang Nyaris Tergilas Kereta

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anil Kumar, aparat kepolisian melakukan aksi heroik menyelamatkan seorang penumpang kereta yang menyebrang rel sembarangan. Sumber: @PiyushGoyal /Twitter/mirror.co.uk

    Anil Kumar, aparat kepolisian melakukan aksi heroik menyelamatkan seorang penumpang kereta yang menyebrang rel sembarangan. Sumber: @PiyushGoyal /Twitter/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang aparat kepolisian mempertaruhkan hidupnya demi menyelamatkan seorang laki-laki yang tergopoh-gopoh menaiki platform stasiun kereta setelah menyeberang rel tidak pada tempatnya. Aksi heroik ini terekam kamera CCTV.

    Dikutip dari mirror.co.uk, anggota kepolisian itu diketahui bernama Anil Kumar, 55 tahun. Dia melompat turun ke area rel kereta dan mendorong laki-laki yang ditolongnya agar segera naik ke platform stasiun dan tidak tergilas kereta yang datang.  

    Setelah laki-laki yang ditolongnya bisa naik ke platform stasiun, Kumar bergegas menyeberang rel, dimana saat yang sama kereta yang datang hampir saja menggilasnya.

    “Upaya yang sangat berani oleh aparat kepolisian Anil Kumar, yang melompat untuk menyelamatkan seseorang dari sebuah kereta yang datang dari Mumbai. Kami sangat menyarankan agar menyeberang lewat jembatan penyeberangan untuk menghindari insiden fatal,” kata Menteri Perkereta Apian india, Piyus Goyal.

    Anil Kumar, aparat kepolisian melakukan aksi heroik menyelamatkan seorang penumpang kereta yang menyebrang rel sembarangan. Sumber: @PiyushGoyal /Twitter/mirror.co.uk

    Rekaman CCTV yang memperlihatkan kejadian ini membuat para pengguna media sosial marah karena keputusan laki-laki yang menyebrang rel tidak pada tempatnya itu sangat egois    

    “Anda harus menjatuhkan denda yang besar, mengedukasi dia dan membuatnya menjalani tugas sosial di stasiun dengan menyarankan para penumpang agar menyeberang pada jalur yang sudah ditentukan,” tulis seorang pengguna media sosial.

    Seorang pengguna mengatakan sudah menyarankan pihak kereta agar memberlakukan denda, namun belum ditanggapi oleh otoritas transportasi itu. Pengguna media online lainnya menyarankan agar laki-laki yang menyeberang sembarangan itu dituntut penjara dua atau tiga hari karena melintasi jalan bukan pada tempatnya.  

    Setiap tahun sekitar 15 ribu orang tewas di India karena menyebrang rel kereta tidak pada tempatnya. Dari jumlah itu sekitar enam ribu kematian terjadi di rel kereta Mumbai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?