Benjamin Netanyahu Minta Dukungan AS untuk Rebut Lembah Yordan

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta Amerika Serikat untuk menyetujui ekspansi Israel ke Lembah Yordan.

    Hal ini diungkapkan Bibi, panggilan Netanyahu, hanya beberapa hari setelah ia mendesak Donald Trump untuk tidak melewatkan kesempatan langka mendukung selera wilayah Tel Aviv.

    "Saya ingin pengakuan Amerika atas kedaulatan kami di Lembah Yordan. Ini penting," katanya saat acara yang diadakan pada Ahad oleh surat kabar Israel Makor Rishon, dikutip dari RT.com, 9 Desember 2019. Sebagai bagian dari aneksasi yang diusulkan, semua permukiman Yahudi di daerah itu akan menjadi bagian dari Israel.

    Dua hari yang lalu, Netanyahu mengklaim bahwa dia membicarakan masalah tersebut dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada pertemuan mereka di Lisbon. Menariknya, Departemen Luar Negeri cepat menolak laporannya, mengatakan kepada wartawan bahwa tidak ada diskusi seperti itu pernah terjadi.

    "Saya memberi tahu Anda bahwa tidak ada rencana aneksasi, penuh atau sebagian, untuk bagian mana pun dari Tepi Barat yang disajikan oleh Israel kepada Amerika Serikat selama pertemuan itu," kata Asisten Menteri AS untuk Timur Tengah David Schenker.

    Sebuah pandangan menunjukkan Lembah Yordania dekat kota Tepi Barat Jericho, 21 Januari 2016.[REUTERS / Mohamad Torokman]

    Menanggapi komentar tersebut, Netanyahu tetap bersikeras dia dan Pompeo membahas masalah tersebut. "Dikatakan bahwa masalah itu tidak dibicarakan (pada pertemuan Pompeo), masalah itu dibicarakan," jelasnya. "Orang Amerika tidak mengatakan masalah itu tidak diangkat, mereka mengatakan bahwa rencana formal tidak dibahas."

    Juga dalam minggu ini, Perdana Menteri membual tentang membicarakan langkah prospektif dengan Presiden AS Donald Trump. Keduanya membahas Iran, tetapi panggilan telepon mereka juga berputar di sekitar peluang membangun Lembah Yordan sebagai perbatasan timur Israel yang diakui.

    Pada bulan September, Netanyahu bersumpah bahwa dia akan segera menganeksasi Lembah Yordan jika terpilih kembali selama kampanye pemilu Israel yang kemudian gagal ia menangkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?