Kucing Terpopuler di Instagram Meninggal, Instagram Berduka

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lil BUB. Instagram/@Iamlilbub

    Lil BUB. Instagram/@Iamlilbub

    TEMPO.CO, Indiana - Seekor kucing populer bernama Lil Bub, yang menjadi populer di Internet, meninggal karena sakit pada usia 8 tahun pada Ahad, 1 Desember 2019.

    Pemilik kucing ini, Mike Bridavsky, mengumumkan kematian kucing tercintanya di jejaring sosial media.

    “Pada Ahad pagi, 1 Desember 2019, kami kehilangan mahluk hidup paling baik dan paling ajaib di planet kita,” kata Bridavsky.

    Lil Bub mulai terkenal pada 2011 saat dia mengunggah foto kucing itu di jejaring sosial Tumbler.

    Kucing betina ini menjadi semakin terkenal dan mendapatkan sekitar 2.7 juta pengikut di Instagram.

    Kucing kecil ini memiliki penampilan yang unik yaitu matanya agak melotot, tangan dan kaki kecil, dan lidah yang terus menjulur keluar.

    Ini merupakan bagian dari keunikan genetis yang dimilikinya. Pada 2015, seorang ilmuwan menggelar kampanye pengumpulan dana untuk memetakan genetika Lil Bub, yang menjelaskan proses mutasi gen hewan itu.

    Lil Bub tercatat memiliki sejumlah penyakit sejak berusia satu tahun yaitu osteoporosis dan menjadi kucing pertama yang terdiagnosa dengan penyakit ini.

    Menurut Bridavsky, kucingya itu masih terlihat bahagia dan gembira saat tidur bersamanya. “Namun, dia meninggal dengan damai tanpa diduga saat tidurnya,” kata dia.

    Proses pengumpulan dana untuk Lil Bub telah berlangsung lama dan mencapai nilai sekitar US$700 ribu atau sekitar Rp9.8 miliar. 

    Seorang netizen bernama Kyle Gaddo mengucapkan terima kasih kepada Lil Bub. “Terima kasih telah membawa begitu banyak kebahagiaan di dunia, kamu mahluk yang manis.

    Sedangkan akun @realgrumpycat mengunggah foto Lil Bub dengan kucing Grumpycat dengan tulisan,”Teman selamanya.” Grumpy Cat telah meninggal pada 17 Mei 2019 karena sakit. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.