FBI Belum Temukan Kaitan Anthrax dan Organisasi Teroris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Biro Penyelidik Federal (FBI) Robert Mueller, Rabu (24/10), mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan adanya hubungan antara penyebaran anthrax di Amerika Serikat dengan organisasi teroris. “Sampai sekarang belum jelas apakah dengan sedikitnya kepastian menunjukkan bahwa penyebaran anthrax tersebut dilakukan oleh teroris yang terorganisasi,”kata Mueller

    Kepala FBI tersebut mengatakan bagaimanapun juga tujuan dari serangan anthrax adalah untuk melakukan teror terhadap AS pasca serangan teroris pada 11 September lalu. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa FBI telah melakukan penyelidikan terhadap sekitar 250 kasus penggunaan senjata kimia.

    Sedangkan dalam tiga minggu terakhir, FBI telah menelaah 3300 laporan secara terpisah. 2500 diantaranya memang ada kaitannya dengan anthrax. “Kita mencermati laporan itu dengan serius,”kata Mueller. Seperti dilansir sejumlah media massa, beberapa pekan belakangan ini warga AS dilanda kecemasan serangan bakteri anthrax yang disebarkan melalui surat. Hingga saat ini di AS dilaporkan tiga orang meninggal, dan 10 orang lainnya telah terinfeksi. (Andi Dewanto-Tempo News Room/AFP)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.