Lukisan Ini Terjual Rp 314 Miliar

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lukisan

    Lukisan "Parc des Princes" laku terjual dengan harga lebih dari Rp 300 miliar. Sumber: AFP/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah lukisan monumental mahakarya pelukis Nicolas de Stael terjual dengan harga 20 juta euro atau Rp 314 miliar. Penjualan dilakukan lewat balai lelang Christie pada Kamis, 17 Oktober 2019.

    Dikutip dari asiaone.com, Jumat, 18 Oktober 2019, penjualan lukisan buatan Nicolas de Stael itu kemungkinan masuk dalam salah satu lukisan dengan harga termahal. Nicolas de Stael adalah pelukis asal Prancis yang lahir di Rusia. Dia meninggal pada 1955 atau saat usia 41 tahun.

    Lukisan yang terjual seharga Rp 314 miliar itu, berjudul "Parc des Princes" yang dilukis pada 1952. Sebelumnya diperkirakan lukisan itu senilai 18 juta euro sampai 25 juta euro atau Rp 393 miliar.

    Lukisan "Parc des Princes" selama ini disimpan keluarga mendiang Nicolas de Stael. Mereka hanya beberapa kali memajangnya lukisan ini di sejumlah acara pameran lukisan.

    Pada 1953 sampai 2003, lukisan itu dipajang di New York dan beberapa galeri lukisan di kota Paris seperti Pompidou Centre. Lukisan mahal tersebut pernah juga dipajang di kota London dan Madrid.

    Lukisan "Parc des Princes" memperlihatkan susunan warna - warna nyata sampai putih terang yang menggambarkan sebuah pertandingan sepak bola persahabatan antara Swedia dan Prancis pada 1952 atau saat sepak bola di kalangan pemain sepak bola Prancis sedang mengalami masa jayanya ketika itu.

    'Parc des Princes' sendiri adalah nama sebuah stadion, yang sekarang namanya sudah diganti dan menjadi tempat bermain klub sepak bola Paris Saint-Germain.

    Balai lelang Christie mengatakan lukisan Parc des Princes menggambarkan seni tertinggi yang dimiliki Nicolas de Stael. Lukisan itu juga menggambarkan momen yang menentukan dalam sejarah seni Barat pasca-perang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.