Pastor di Rusia Siram Air Suci dari Pesawat untuk Sembuhkan Warga

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pastor Khatolik Ortodoks di Rusia menyiramkan air suci dalam upaya menghentikan kecanduan minuman keras dan seks bebas di sebuah kota. Sumber: mirror.co.uk

    Pastor Khatolik Ortodoks di Rusia menyiramkan air suci dalam upaya menghentikan kecanduan minuman keras dan seks bebas di sebuah kota. Sumber: mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah pastor Katolik Orthodox di Rusia menyemportkan air suci dari pesawat ke wilayah Tver dalam upaya menyembuhkan masyarakat kota itu dari kecanduan alkohol dan seks bebas.

    Dikutip dari mirror.co.uk, Jumat, 20 September 2019, sejumlah pastur pada 11 September 2019 melakukan pelayanan doa di dalam sebuah pesawat sebelum menyiramkan 70 liter air suci itu lewat pintu pesawat yang dibuka. Burung besi itu terbang di ketinggian 800 kaki atau 243 meter di langit kota Tver, sebuah wilayah di barat laut Rusia.

    Sepasang suami istri yang mengklaim sudah sembuh dari kecanduan minuman keras, juga ikut berpartisipasi dalam penerbangan itu sekaligus untuk melihat salah satu pastor menuangkan air suci ari sebuah cawan misa suci.

    Pastor Khatolik Ortodoks di Rusia menyiramkan air suci dalam upaya menghentikan kecanduan minuman keras dan seks bebas di sebuah kota. Sumber: mirror.co.uk

    Alexander Goryachev, salah satu pastor dalam pesawat itu mengatakan langkah yang mereka lakukan ini diharapkan bisa mencegah penggunaan alkohol dan narkoba serta menghentikan perbuatan zina.

    "Setiap penyakit itu berasal dari sebuah virus dan virus itu adalah setan. Untuk itu, setiap penyakit itu utamanya bersumber dari penyakit hati," kata Goryachev.

    Menurut Goryachev, praktik seperti ini sudah dimulai pada 2004. Ketika itu para pastor berjalan mengelilingi gereja sambil menyemprotkan air suci. Namun ritual ini mulai pindah menggunakan pesawat terbang pada 2006.
    Masyarakat Rusia dikenal sangat menyukai minuman keras vodka. Namun angka statistik dari WHO memperlihatkan kampanye anti-alkohol telah membantu mengurangi konsumsi alkohol di Negara Beruang Merah itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.