Perempuan di India Kehilangan Penglihatan karena Panci Presto

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perempuan di India kehilangan pengelihatan setelah matanya tertembus peluit di panci pemasak. Sumber: Goal Post Media / SWNS/mirror.co.uk

    Perempuan di India kehilangan pengelihatan setelah matanya tertembus peluit di panci pemasak. Sumber: Goal Post Media / SWNS/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan mengalami kebutaan pada salah satu matanya setelah peluit dari sebuah panci panci presto (pressure cooker) terlepas. Peluit besi itu lepas menembus sangat dalam hingga ke tengkorak Munda Birsi, 57 tahun, perempuan pemilik alat pemasak itu.

    Dikutip dari mirror.co.uk, Senin, 9 September 2019, kejadian ini terjadi pada 4 September 2019 di distrik Khunti, Jharkhand, India. Ketika itu Birsi meninggalkan panci prestonya di atas sebuah kompor gas yang menyala untuk memasak dal, sebuah masakan khas India.

    Dia lalu pergi ke kebun di belakang rumah untuk memotong jerami. Setelah 1,5 jam, Birsi baru ingat dia sedang memasak sehingga dia pun bergegas kembali ke dapur. Namun saat dia mengangkat panci presto itu dari atas kompor, panas dalam panci telah membuat peluit di panci itu melompat keluar dan menembus hingga ke tengkoraknya salah satu matanya.

    Peluit dalam sebuah panci presto akan bersiul ketika masakan sudah mencapai kematangan tertentu.

    Ilustarasi panci pemasak. sumber: ResepKoki

    Saking dalamnya, tim medis tak bisa peluit yang menembus ke dalam itu. Lewat sebuah operasi, peluit panci presto itu bisa dikeluarkan dari kepala Birsi. Tim dokter di rumah sakit Bhagwan Mahavir Medica Super Speciality, Jharkhand, India, berhasil menyelamatkan nyawa Birsi, namunt tidak pada matanya. 

    Mata Birsi yang tertembus peluit panci presto itu membuatnya tak bisa lagi melihat. Ashish Joy Soren, salah satu tim dokter mengatakan Birsi menjalani sebuah operasi yang komplek.  

    “Ini pertama kalinya kami mengeluarkan peluit panci presto semacam ini dari mata dan kami harus memastikan tidak ada pendarahan yang terjadi selama objek besi ini dikeluarkan. Kami harus membuat rencana tambahan jika terjadi pendarahan. Agak sedikit sulit mengeluarkan peluit itu karena gerakan yang kuat bisa merusak keseluruhan jaringan tisu,” kata Soren.   


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.