Filter Kucing Facebook Aktif Saat Polisi Rilis Kasus Pembunuhan

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Filter kucing Facebook aktif saat rilis kasus pembunuhan di Kanada.[Tyler Dawson/@tylerrdawson]

    Filter kucing Facebook aktif saat rilis kasus pembunuhan di Kanada.[Tyler Dawson/@tylerrdawson]

    TEMPO.CO, Jakarta - Filter kucing tidak sengaja aktif saat polisi Kanada menyiarkan rilis kasus pembunuhan melalui live streaming Facebook.

    Polisi Kanada mengadakan konferensi pers yakhir pekan ini untuk memberikan rincian tentang pembunuhan ganda, tetapi pemirsa yang menonton di Facebook Live merasa bingung, karena petugas polisi yang berbicara tentang pembunuhan mengenakan filter telinga dan kumis kucing, menurut laporan Daily Beast, 22 Juli 2019.

    Konferensi pers menyangkut pembunuhan Chynna Noelle Deese, 24 tahun, dan Lucas Robertson Fowler, 23 tahun, yang ditemukan tewas di jalan raya terpencil awal pekan ini. Polisi Kanada mengatakan mereka sekarang sedang menyelidiki kematian pembunuhan dan telah meminta siapa pun yang mengetahui informasi agar melapor ke polisi.

    Royal Canadian Mounted Police di British Columbia kemudian menjelaskan bahwa "pengaturan otomatis" di Facebook Live secara tidak sengaja telah diaktifkan ketika mereka mengumumkan berita tentang pembunuhan seorang perempuan Amerika dan pacarnya yang berasal dari Australia.

    Setelah merekam ulang seluruh konferensi pers tanpa filter kucing, Sersan Janelle Shoihet meminta maaf atas kesalahan teknis selama siaran pers live streaming Facebook.

    Ini bukan pertama kali ketika filter kucing tak sengaja diaktifkan. Pada Juni kemarin, pejabat Pakistan tidak sengaja terkena filter kucing tepat di wajahnya saat siara rapat melalui live streaming Facebook.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.