Menghina Penumpang, 2 Perempuan Inggris Diusir dari Penerbangan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pesawat Thomas Cook. sumber: news.sky.com

    Ilustrasi pesawat Thomas Cook. sumber: news.sky.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua penumpang asal Inggris diusir dari sebuah penerbangan di Turki setelah melontarkan ejekan bernada rasis terhadap tiga penumpang laki-laki muslim. 

    Kejadian ini terjadi pada 12 Juli lalu dalam penerbangan Thomas Cook Airlines MT105 tujuan Dalaman, Turki ke London, Inggris. Dua perempuan Inggris yang tidak disebutkan namanya, menyebut tiga laki-laki muslim yang turut menaiki penerbangan tersebut sebagai "teroris" dan "ancaman" bagi pesawat.

    Akibat perbuatannya itu, dua perempuan tersebut akhirnya diusir dari pesawat oleh polisi. Kejadian ini telah membuat pesawat terlambat lepas landas selama 70 menit.

    Harga Tiket Pesawat Turun, Pegipegi Catat Ada 3 Rute Favorit

    Sejumlah video yang direkam oleh penumpang memperlihatkan dua perempuan itu mengambil koper dari kompartemen bagasi sambil dikawal oleh polisi keluar dari pesawat.

    "Kedua perempuan itu berdiri di depan pesawat dan meneriakkan ejekan. Ia terus berkata tidak mau terbang bersama mereka dan menolak untuk lepas landas bersama mereka," ujar penumpang asal London, Shamea Oldham.

    INACA Adukan Regulasi Tiket Pesawat, Menteri Darmin: Enak Saja

    Saat kedua penumpang tersebut sedang digiring keluar dari pesawat, kegaduhan terjadi. Para penumpang menegur kedua perempuan itu karena rasisme, namun mereka membalas dan mengatakan kalau para penumpang pesawat tersebut bodoh karena mau terbang bersama tiga pria muslim tersebut.

    Mario Van Poppel, salah satu penumpang di Thomas Cook Airlines, mengatakan ketiga penumpang laki-laki muslim tersebut terlihat sangat tersinggung namun tetap tenang setelah insiden tersebut.

    Thomas Cook Airlines telah merespon terhadap insiden ini. Maskapai itu membenarkan dua penumpang dalam penerbangan MT105 dari Dalaman ke Bandara Gatwick, London, telah diusir dari pesawat oleh polisi setelah melakukan tindakan yang menyinggung di dalam pesawat.

    "Keamanan penumpang dan awak pesawat adalah prioritas utama kami dan kami menolak perilaku seperti ini dalam pesawat kami. Kami minta maaf kepada pelanggan kami karena keterlambatan yang diakibatkan insiden ini bagi penerbangan mereka," tulis Thomas Cook Airlines. 

    RISANDA ADHI PRATAMA | INDEPENDENT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.