Muslim di Selandia Baru Belum Rayakan Idul Fitri, Sempat Bingung

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PM Jacinda Ardern menemui warga komunitas Muslim di Kota Christchurch pasca serangan teror di Selandia Baru pada Jumat, 15 Maret 2019. Reuters

    PM Jacinda Ardern menemui warga komunitas Muslim di Kota Christchurch pasca serangan teror di Selandia Baru pada Jumat, 15 Maret 2019. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Umat Muslim di Selandia Baru belum merayakan Idul Fitri. Mereka dibuat bingung dengan beredarnya surat pemberitahuan akhir Ramadan pada hari Selasa, 4 Juni 2019 di media sosial. Namun, lembaga yang bertanggung jawab untuk menentukan hal itu di Selandia Baru menyatakan, akhir Ramadan pada hari Kamis, 6 Juni 2019.

    Baca juga: Pemimpin Dunia Ucapkan Selamat Merayakan Idul Fitri

    Mengutip Stuff.co.nz, 4 Juni 2019, Federasi Asosiasi Muslim Selandia Baru atau FIANZ yang bertanggung jawab untuk penentuan akhir bulan Ramadan prihatin atas dua draf surat yang telah muncul di situs lembaga itu yang diduga hasil peretasan setelah lebih dahulu disebarkan di media sosial

    Surat itu mengatakan kepada umat Muslim bahwa dua bulan dipastikan telah terlihat pada Selasa malam. Islam menentukan akhir Ramadan berdasarkan hilal atau bulan yang muncul.

    Baca juga: 2 Tokoh Inggris Ucapkan Selamat Idul Fitri untuk Muslim Sedunia

    Namun, juru bicara FIANZ, Anwar Ghani mengatakan, tidak ada bulan terlihat di Selandia Baru dan Fiji pada hari Selasa. Sehingga umat Muslim di dua negara ini melanjutkan puasa Ramadan hingga berakhir pada hari Kamis, 6 Juni 2019.

    Ghani mengatakan, informasi yang benar akan didistribusikan FIANZ dan umat Muslim yang menerima informasi tidak resmi diminta bertindak negatif.

    Baca juga: Polisi Dubai Beri Hadiah Idul Fitri ke Korban Perdagangan Manusia

    Umat Muslim di Selandia Baru pada hari Selasa malam membantu dengan caranya untuk melihat kemunculan bulan dan memastikan kapan puasa Ramadan resmi berakhir.

    Komite Hilal Selandia Baru menunggu 2 hingga 3 jam setelah matahari terbenam untuk menerima kabar tentang penampakan bulan dan merundingkannya dengan para pemimpin Muslim di Fiji guna menentukan Idul Fitri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.