Ledakan di Pabrik Pembuatan Bom di Rusia, 200 Gedung Rusak Parah

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap mengepul dari lokasi ledakan di sebuah pabrik bahan peledak di kota Dzerzhinsk, Wilayah Nizhny Novgorod, Rusia, 1 Juni 2019. Elena Sorokina via REUTERS

    Asap mengepul dari lokasi ledakan di sebuah pabrik bahan peledak di kota Dzerzhinsk, Wilayah Nizhny Novgorod, Rusia, 1 Juni 2019. Elena Sorokina via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga ledakan berturut-turut di pabrik pembuatan bom di kota Dzerzhinsk, Rusia telah menimbulkan 5 gedung di kawasan pabrik ambruk dan 200 gedung di kota itu rusak parah. Tidak ada korban jiwa dilaporkan. 

    "Saya di rumah. Saya mendengar ledakan keras, kami ketakutan. Rumah dan atapnya bergetar," kata seorang warga kota Dzerzhinsk kepada RENT TV, seperti dikutip dari Russia Today, 1 Juni 2019.

    Baca juga: Warga Rusia Panik Ada Ledakan di Pusat Pembuatan Bom Militer

    Tiga ledakan berturut-turut dari dalam pabrik yang menjadi salah satu industri terkemuka Rusia ini kemudian diikuti asap hitam membubung.

    Pihak pabrik dalam pernyataannya menjelaskan, kobaran api menimbulkan ledakan, seperti dikutip dari Sputnik News, 1 Juni 2019.

    Lima karyawan yang sedang bekerja di pabrik itu langsung dievakuasi. Russia Today menyebut ada lebih dari 300 orang dan 50 teknisi bekerja saat ledakan terjadi.

    Baca juga: Ledakan di Rusia, TNT 300 Gram Ditemukan

    Sedikitnya 76 orang terluka akibat ledakan di pabrik TNT itu dan 16 orang dirawat di rumah sakit. Dua orang dilaporkan hilang.

    Aparat berwenang menyebutkan 38 pekerja pabrik TNT dan 4 warga setempat terluka. Mereka mengalami luka bakar dan terkena serpihan kaca.

    Pabrik TNT di kota Dzerzhinsk dibangun tahun 1953 di era Soviet. Pabrik ini untuk pengembangan dan penggunaan metode baru dalam memproduksi bahan peledak baik untuk tujuan militer maupun non-militer.

    Pabrik yang dinamai Kristall ini juga mengembangkan sejumlah bahan peledak baru, beberapa di antaranya sangat unik.

    Baca juga: Ledakan di Stasiun Kereta Bawah Tanah Rusia, 10 Orang Tewas

    Belum diketahui pasti penyebab ledakan di pabrik yang khusus memproduksi bahan peledak itu. Penyelidikan kriminal telah dilakukan.

    Dugaan sementara penyebab ledakan di pabrik pembuatan bahan peledak di Rusia adalah pelanggaran aturan keselamatan kerja.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.