Warga AS Hilang Paspor di Austria, Lapor ke McDonalds

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi waralaba McDonalds  REUTERS/Yves Herman

    Ilustrasi waralaba McDonalds REUTERS/Yves Herman

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar baru bagi warga Amerika Serikat yang kehilangan paspor dan butuh bantuan di Austria, datanglah ke restoran cepat saji McDonald's.

    Amerika Serikat telah bermitra dengan McDonald's di Austria baru-baru ini mengenai pemberian bantuan bagi warga AS yang kehilangan paspor.

    Baca juga: Paspor Tiga Negara Asia Terkuat di Dunia, Mana Saja?

    Kerja sama unik yang berlaku mulai Rabu, 15 Mei 2019, seperti dikutip dari Asia One, menunjuk restoran McDonald's untuk membantu mengontak kedutaan AS di Australia untuk layanan konsuler pengurusan paspor hilang.

    "Staf di McDonald's di Austria akan membantu mereka melakukan kontak dengan Kedutaan AS untuk pelayanan konsuler," demikian pernyataan Kedutaan AS di akun Facebook.

    Baca juga: Turis Berpaspor Indonesia Tidak Bisa Masuk Israel

    Pelayanan konsuler itu meliputi pelaporan paspor hilang atau paspor dicuri atau bantuan perjalanan.

    Ada yang memuji dan ada yang kurang terkesan dengan kerja sama Kedutaan AS dengan restoran McDonald's di Austria.

    Sejumlah pengguna Facebook memberi komentar candaan tentang istilah McVisa dan McPasspor agar tidak membuang-buang waktu mengurus visa hilang.

    Baca juga: Paspor Mana yang Paling Banyak Diterima di Dunia?  

    "Karena ternyata kami sangat tidak kompeten untuk mencari Kedutaan AS secara online," ujar seorang netizen.

    Kedutaan AS tidak menjelaskan alasan kenapa hanya McDonald's di Austria yang diajak bekerja sama untuk pelayanan paspor hilang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.