Putin Sebut Kim Jong Un Butuh Jaminan Keamanan Internasional

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.COVladivostok – Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan jaminan keamanan Amerika Serikat kepada Korea Utara perlu mendapat dukungan negara lagi agar proses denuklirisasi bisa berjalan.

    Baca:

     

    Jaminan keamanan ini perlu mendapat dukungan dari Rusia, Cina, Jepang, Korea Selatan, selain melibatkan AS dan Korea Utara. Format ini dikenal sebagai pembicaraan enam pihak.

    “Mereka (Korea Utara) hanya membutuhkan jaminan kita soal keamanan mereka. Itu saja. Kita semua perlu memikirkan soal ini,” kata Putin kepada media seusai pertemuan puncak dengan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, di Pulau Russky lepas pantai Kota Vladivostok pada Kamis, 25 April 2019.

    Baca:

     

    Kim Jong Un bertemu dengan Putin setelah dua bulan lalu menggelar pertemuan puncak dengan Presiden AS, Donald Trump. Pertemuan kedua dengan Trump ini gagal mencapai kata sepakat mengenai penghentian program nuklir dan pencabutan sanksi ekonomi terhadap Korea Utara.

    Putin melanjutkan jaminan keamanan untuk Korea Utara membutuhkan dukungan dunia internasional. “Perjanjian antara dua negara saja tidak akan cukup,” kata Putin.

    Perjanjian internasional ini harus mengikat secara hukum dan mengakui kedaulatan Korea Utara.

    Baca:

     

    Pertemuan Kim Jong Un dan Putin ini berlangsung lancar dan lebih lama dua kali lipat dari yang dialokasikan yaitu 50 menit. Putin menyebut Kim Jong Un sebagai orang yang cukup terbuka, penuh pemikiran dan menarik.

    Reuters melansir pertemuan puncak Putin dan Kim Jong Un ini memberi kredensial bagi Rusia sebagai pemain diplomatik global.

    Aljazeera melansir Putin mengatakan keduanya berbicara mengenai soal penyelesaian nuklir di Semenanjung Korea. “Kami tentu saja membicarakan soal situasi di Semenanjung Korea. Kami bertukar fikiran terkait bagaimana dan apa yang bisa kami lakukan supaya ada perkembangan positif di kawasan itu,” kata Putin.

    Kim Jong Un tiba di Kota Vladivostok bersama delegasi dengan menumpang kereta api yang dipersenjatai. Ini merupakan kendaraan dinas favoritnya saat berkunjung ke luar negeri. Sebelum ini, Kim juga mengunjungi Cina dan Vietnam, yang menjadi tempat pertemuan puncak dengan Trump, juga dengan menumpang kereta api. Dia tiba sehari sebelum pertemuan dengan Putin. Rombongan melanjutkan perjalanan dari Kota Vladivostok dengan melintasi jembatan ke Pulau Russky menggunakan limousine.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?