Pemilu Indonesia Damai, Duta Besar Meksiko Ucapkan Selamat

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar Meksiko untuk Indonesia, Armando G Alvarez. Sumber: TEMPO/Suci Sekar

    Duta Besar Meksiko untuk Indonesia, Armando G Alvarez. Sumber: TEMPO/Suci Sekar

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Meksiko untuk Indonesia Armando G. Alvarez mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia atas diselenggarakannya pemilu damai. Alvarez menilai, pemilu yang diselenggarakan pada 17 April 2019 lalu adalah sebuah pemilu yang paling komplek yang diselenggarakan dalam tempo satu hari dan masyarakat Indonesia bisa menjalankannya dengan sangat baik.

    "Apapun hasil pemilu ini, saya tidak akan memberikan pendapat karena ini semua menjadi urusan masyarakat Indonesia. Saya hanya berharap, di bawah pemerintah yang terpilih nanti kami bisa terus membangun hubungan baik dengan Indonesia, baik itu di sektor perdagangan, budaya, politik, dan sektor lainnya," kata Alvarez, disela-sela acara 'Noche Mexicana', Kamis, 25 April 2019.

    Indonesia - Meksiko memiliki hubungan politik dan ekonomi yang dalam. Hubungan ini dibangun sejak Indonesia merdeka pada 1945. Presiden RI Soekarno tercatat pernah mengunjungi Meksiko dan sebaliknya Presiden Meksiko yang berkuasa ketika itu juga melakukan kunjungan balasan.

    Baca: Dilantik Sumpah Jabatan, Presiden Meksiko Janji Bawa Perubahan

    Duta Besar Meksiko untuk Indonesia, Armando G Alvarez. Sumber: TEMPO/Suci Sekar

    Baca: Presiden Donald Trump Ancam Tutup Perbatasan Amerika - Meksiko

    Alvarez meyakinkan, hubungan kedua negara saat ini semakin erat. Keduanya sama-sama menjadi anggota PBB, mitra di G20 dan sama-sama menjadi negara dengan perekonomian terbesar di kawasan.

    Indonesia - Meksiko secara kebetulan memiliki kesamaan sikap hampir 80 persen di PBB. Ini memperlihatkan kedua negara punya cara pandang yang hampir sama terhadap dunia dan tujuan global, contohnya di bidang demokrasi, perlindungan lingkungan, HAM, dan perlindungan bagi multilateralisme.

    Sayang, nilai perdagangan kedua negara masih kecil, yakni sekitar US$ 2 miliar pada 2018 dengan surplus di Indonesia, namun secara grafik memperlihatkan pertumbuhan. Jarak antar kedua negara menjadi salah satu kendala, selain minimnya jalur lalu lintas pengiriman via laut dan kurangnya pemahaman para pelaku bisnis di kedua negara soal Meksiko dan sebaliknya. Segala kendala yang muncul ini masih diupayakan untuk ditekan.

    "Dalam situs resmi, kami menjelaskan secara rinci soal pasar Indonesia. Sebaliknya, Duta Nesar RI untuk Meksiko, Cheppy T Wartono, juga melakukan hal yang sama. Kami secara intense saling berkomunikasi," kata Alvarez.

    Panji Moulana


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.