Lebih dari 1.500 WNI di Belgia Akan Berikan Suara di Pemilu

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar RI untuk Belgia, Luxembourg dan Uni Eropa Yuri Thamrin, Kamis, 11 April 2019, di kantor KBRI, Brussels. Sumber: TEMPO/Suci Sekar

    Duta Besar RI untuk Belgia, Luxembourg dan Uni Eropa Yuri Thamrin, Kamis, 11 April 2019, di kantor KBRI, Brussels. Sumber: TEMPO/Suci Sekar

    TEMPO.CO, Jakarta - WNI di Belgia akan memberikan hak suara pemilu presiden pada 13 April 2019 waktu setempat. Kedutaan Besar RI atau KBRI di Belgia memastikan seluruh persiapan pemilu per 11 April sudah rampung.

    Catatan panitia pelaksana pemilu luar negeri KBRI Brussels, Belgia, ada 1.745 Daftar Pemilih Tetap atau DPT yang sudah terdaftar, plus tambahan DPTb 10 orang. Data KBRI Brussels memperkirakan ada sekitar 2.600 WNI yang tinggal di negara itu.

    Baca: Bawaslu Kumpulkan Bukti Soal Surat Suara Tercoblos di Malaysia

    Duta Besar RI untuk Belgia, Luxembourg dan Uni Eropa Yuri Thamrin, Kamis, 11 April 2019, menerima kunjungan wartawan Indonesia di kantor KBRI, Brussels. Sumber: Istimewa

    Baca: Tudingan Kecurangan di Pemilu, KPU: Semua Tahap Dilakukan Terbuka

    Untuk memberikan hak suara, WNI di Belgia bisa memilih lewat dua cara, yakni melalui pos dan mencoblos secara langsung.

    "WNI antusias dan senang dengan pemilu ini. Mereka pun mengikuti pemberitaan. Kalau dukungan untuk calon (presiden) mana yang lebih kuat di kalangan WNI di Belgia, itu saya kurang tahu," kata Duta Besar RI untuk Belgia, Luxembourg dan Uni Eropa Yuri Thamrin, Kamis, 11 April 2019, di kantor KBRI, Brussels.

    Yuri menjelaskan untuk WNI di Luxembourg, pemungutan suara akan dilakukan pada 14 April 2019. Jumlah WNI di negara itu diperkirakan sekitar 60 orang. WNI di Luxembourg bisa memberikan hak suara lewat Kotak Suara Keliling atau KSK di negara itu.

    Untuk keamanan saat pelaksanaan pemilu, Yuri mengatakan pihaknya bekerja sama dengan otoritas Brussels. Dia pun meyakinkan akan menjaga keamanan kotak suara, bahkan pemungutan suara di Belgia akan menjadi percontohan karena keguyuban para WNI. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.