Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Asal-usul Mongrel Mob, Geng Motor Paling Seram di Selandia Baru

image-gnews
Shane Harrison, yang dihukum karena pembunuhan pada tahun 2014, ditampilkan dalam serangkaian potret mengerikan The Mongrel Mob oleh fotografer Jono Rotman[Jono Rotman/Daily Mail]
Shane Harrison, yang dihukum karena pembunuhan pada tahun 2014, ditampilkan dalam serangkaian potret mengerikan The Mongrel Mob oleh fotografer Jono Rotman[Jono Rotman/Daily Mail]
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Mongrel Mob adalah geng motor terbesar dan paling ditakuti dari Selandia Baru, yang memiliki 1.000 lebih anggota di seluruh negara itu.

Pasca-teror penembakan di Christchurch, Mongrel Mob muncul dan melakukan tarian "haka", ritual penghormatan Maori kepada korban penembakan.

Dengan mengenakan pakaian ciri khas mereka dengan logo anjing bulldog merah dan hitam, mereka menari haka bersama geng motor lain.

Baca: Pasca-Teror, Geng Motor Mongrel Mob Lepas Simbol Rasisme Nazi

Menurut Daily Mail, dikutip 23 Maret 2019, Mongrel Mob adalah geng yang bermarkas di Selandia Baru dengan jaringan lebih dari 30 kelompok di seluruh Selandia Baru.

Rival utama mereka adalah geng motor Black Power dan beberapa kali terlibat perselisihan berujung maut selama bertahun-tahun.

Baca: Geng Motor Selandia Baru Siap Jaga Tiap Masjid saat Salat Jumat

Geng Mongrel Mob berawal dari sekelompok pemuda Eropa terutama dari Wellington dan Hawke Bay pada 1960-an. Legenda di dalam geng menyatakan bahwa nama tersebut berasal dari komentar seorang hakim di Pengadilan Distrik Hastings, yang menyebut sekelompok pria di hadapannya sebagai anjing bastar atau anjing yang tidak jelas asal-usul keturunannya, yang disebut mongrel.

Bung Eye, dari bab Notorious: fotografer Joni Rotman telah menghabiskan delapan tahun bersama Mongrel Mob, yang merupakan geng motor terbesar dan paling terkenal di Selandia Baru.[Jono Rotman/Daily Mail]

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menjelang akhir 1960-an, sekelompok pemuda di Wellington dan Hawke Bay menyebut diri mereka Mongrels. Pada 1966 mereka mengenakan logo bertuliskan "Mongrel Mob".

Pada sekitar tahun 1970 geng telah meluas hingga mencakup banyak orang Maori. Anggota menganggap Hastings di Hawke Bay sebagai 'Tanah Air' geng atau tempat kelahiran geng, dan geng tersebut pertama kali dikenal karena kekerasannya di Hawke Bay.

Belakangan, kelompok-kelompok dengan nama yang sama muncul di seluruh negeri, membentuk cabang-cabang independen mereka sendiri.

Baca: Geng Motor Beri Penghormatan Korban Penembakan di Christchurch

Pada 2000-an dan 2010-an, Mongrel Mob mulai berkembang ke Australia. Pada 2018 mereka juga berekspansi ke Kanada.

Geng itu mengklaim pihaknya menawarkan diri sebagai "keluarga" pengganti bagi pria muda, yang kebanyakan dari mereka sering diasingkan dari keluarga.

Keanggotaan geng motor Mongrel Mob beragam tetapi sebagian besar adalah suku Mori dan Polinesia.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


PT INKA Ekspor Gerbong Kereta ke Selandia Baru

2 hari lalu

Pembuatan gerbong kereta di pabrik PT Industri Kereta Api (INKA). TEMPO/Ishomuddin
PT INKA Ekspor Gerbong Kereta ke Selandia Baru

PT INKA (Persero) dan anak usahanya, PT INKA Multi Solusi mengirim gerbong kereta ke Selandia Baru.


Road Trip di Selandia Baru Pahami Aturan Berkendara dan Berkemah

7 hari lalu

Mount Aspiring National Park, Selandia Baru. (Foto: Miles Holden)
Road Trip di Selandia Baru Pahami Aturan Berkendara dan Berkemah

Berencana road trip di Selandia Baru? Ketahui beberapa aturan berkendara dan berkemah di sana


5 Tips Memesan Campervan di Selandia Baru

7 hari lalu

Danau Pukaki, Canterburry, Selandia Baru. (Foto: Miles Holden)
5 Tips Memesan Campervan di Selandia Baru

Ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum memulai road trip dengan campervan di Selandia Baru


Panduan Road Trip Bersama Keluarga Jelajahi Selandia Baru Selama 9 Hari

7 hari lalu

Auckland. (dok. Tourism New Zealand)
Panduan Road Trip Bersama Keluarga Jelajahi Selandia Baru Selama 9 Hari

Salah satu cara terbaik untuk bisa melihat berbagai hal di Selandia Baru adalah dengan road trip atau perjalanan darat


Produser Film Vina: Sebelum 7 Hari Dilaporkan ke Polisi, Ini Alasannya dan Anggy Umbara Angkat Cerita Vina ke Layar Lebar

14 hari lalu

Poster Film Vina sebelum 7 Hari. Dee Company
Produser Film Vina: Sebelum 7 Hari Dilaporkan ke Polisi, Ini Alasannya dan Anggy Umbara Angkat Cerita Vina ke Layar Lebar

Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia laporkan produser film Vina: Sebelum 7 Hari ke Bareskrim Polri. Ini alasannya dan Anggy Umbara buat film ini.


Takut Dikejar Geng Motor, Dua Pemuda Lompat ke Sungai Cisadane

17 hari lalu

Warga menjala ikan di sungai Cisadane yang airnya mulai surut di kawasan Pintu Air 10, Tangerang, Banten, Selasa, 25 Juli 2023. Surutnya air sungai Cisadane sudah terjadi sejak satu bulan terakhir karena tidak adanya hujan di wilayah Tangerang dan berkurangnya debit air kiriman dari Bogor. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Takut Dikejar Geng Motor, Dua Pemuda Lompat ke Sungai Cisadane

Dua pemuda melompat ke Sungai Cisadane saat berpapasan dengan arak-arakan geng motor di Jembatan Pintu Air Bendung Pintu 10


Kasus Vina Cirebon, Komnas HAM Terima 3 Poin Aduan Saka Tatal

19 hari lalu

Keluarga Vina bertemu Hotman Paris dalam jumpa pers di salah satu mal di Jakarta Barat. Tampak hadir ayah Vina, Wasnadi, ibu Vina, Sukaesih dan kakak Vina, Marliana, Kamis 16 Mei 2024. ANTARA/Risky Syukur
Kasus Vina Cirebon, Komnas HAM Terima 3 Poin Aduan Saka Tatal

Komnas HAM pernah menindaklanjuti pengaduan kuasa hukum Saka Tatal dan terduga pelaku pembunuhan Vina Cirebon pada 20 Januari 2017.


Saksi Mata Asal Bekasi Ungkap Detik-detik Kejadian Kasus Vina Cirebon

20 hari lalu

DPO pembunuh Vina, Pegi alias Perong. FOTO/Instagram/humaspoldajabar
Saksi Mata Asal Bekasi Ungkap Detik-detik Kejadian Kasus Vina Cirebon

Kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya di Cirebon, Jawa Barat, pada 2016 lalu kembali menjadi sorotan publik. Berikut keterangan saksi mata.


Eks Kapolres Cirebon Brigjen Adi Vivid Buka Suara soal Kasus Pembunuhan Vina

26 hari lalu

Dir Siber Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar memberikan keterangan saat koferensi pers kasus tindak pidana akses ilegal dalam peretasan kartu kredit untuk pembayaran di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 8 Agustus 2023. Dalam keteranganya, dua tersangka berinisial DK berhasil ditangkap dan SB menjalani proses hukum di Jepang, dari hasil retasanya melalui Marketplace Be-stok merugikan masyarakat Jepang sebanyak 1,6 miliar, dan kini tersangka terancam hukuman 12 tahun kurungan penjara. TEPO/ Febri Angga Palguna
Eks Kapolres Cirebon Brigjen Adi Vivid Buka Suara soal Kasus Pembunuhan Vina

Saat pembunuhan Vina terjadi, Adi Vivid menjabat Kapolres Cirebon Kota berpangkat AKBP


Iptu Rudiana, Ayah Pacar Vina Buka Suara Soal Kasus Pembunuhan Anaknya oleh Geng Motor 8 Tahun Silam

26 hari lalu

Iptu Rudiana orang tua Eki dalam kasus pembunuhan 'Vina Cirebon. FOTO/Instagram
Iptu Rudiana, Ayah Pacar Vina Buka Suara Soal Kasus Pembunuhan Anaknya oleh Geng Motor 8 Tahun Silam

Penjelasan ayah dari Muhammad Rizky Rudiana atau Eky, yang menjadi korban pembunuhan bersama pacarnya, Vina, oleh geng motor pada 2016.