Indonesia Terpilih Jadi Ketua Diplomatik Palang Merah Thailand

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anita Rusdi, memberikan sambutan. Indonesia untuk pertama kalinya mendapat kehormatan menjadi Ketua Diplomatic Participant Committee Palang Merah Thailand periode 2019. Sumber: dokumen KBRI Thailand

    Anita Rusdi, memberikan sambutan. Indonesia untuk pertama kalinya mendapat kehormatan menjadi Ketua Diplomatic Participant Committee Palang Merah Thailand periode 2019. Sumber: dokumen KBRI Thailand

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia untuk pertama kalinya mendapat kehormatan menjadi Ketua Komite Partisipan Diplomatik Palang Merah Thailand periode 2019. Jabatan ini tidak mudah diberikan karena harus mendapat restu putri Raja Princess Maha Chakri Sirindhorn sebagai patron dari komunitas masyarakat Palang Merah Thailand.

    Menurut Duta Besar Indonesia untuk Thailand, Ahmad Rusdi, Indonesia terpilih menduduki jabatan ini karena dalam tiga tahun terakhir Indonesia sangat aktif memberikan donasi kepada Thailand.

    Baca:Kata Rudiantara Soal Go-Jek Ekspansi ke Thailand

    Putri Maha Chakri Sirindhorn, kanan dan Anita Rusdi, kiri. Indonesia untuk pertama kalinya mendapat kehormatan menjadi Ketua Diplomatic Participant Committee Palang Merah Thailand periode 2019. Sumber: dokumen KBRI Thailand.

    Baca: Pakar: Tidak Ada Radikalisme di Thailand karena Kebebasan Agama

    Secara struktur jabatan ini diisi oleh istri duta besar. Sebelum Indonesia terpilih, posisi ini pada tahun lalu diisi oleh istri Dubes Rusia dan istri Dubes Maroko pada 2017.

    “Saya merasa bersyukur diberi amanah menjadi Ketua DPC Palang Merah Thailand dan merasa bangga untuk melaksanakan kegiatan kemanusiaan ini,” Anita Rusdi, seperti disampaikan Kedutaan Besar Indonesia untuk Thailand.

    Melalui jabatan ini, Indonesia pun menjadi tuan rumah dalam Bazar Amal Tahunan ke-52 yang diselenggarakan pada Sabtu, 2 Maret 2019. Seluruh dana hasil bazar yang terkumpul akan diserahkan ke sejumlah yayasan sosial seperti rumah sakit, panti jompo dan anak-anak penyandang disabilitas.

    Hubungan diplomatik Indonesia - Thailand dibangun sejak Maret 1950. Kerja sama antara kedua negara berlangsung di berbagai bidang seperti ekonomi, perdagangan, iptek, dan budaya. Hubungan ini diperluas lagi dengan adanya saling kunjung antara pemimpin kedua negara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.