Amerika Serikat Tarik Pasukan Militer di Suriah April 2019?

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pentagon telah menghabiskan hampir 400 miliar dolar Amerika Serikat untuk memproduksi 2.443 unit pesawat F-35 Lightning II. Jika dibagi, maka satu unit (hanya unit, bukan sistem pendukung lain) F-35 Lightning II berharga hampir 164 juta dolar Amerika Serikat. Kelly M. Agee/U.S. Navy via Getty Images

    Pentagon telah menghabiskan hampir 400 miliar dolar Amerika Serikat untuk memproduksi 2.443 unit pesawat F-35 Lightning II. Jika dibagi, maka satu unit (hanya unit, bukan sistem pendukung lain) F-35 Lightning II berharga hampir 164 juta dolar Amerika Serikat. Kelly M. Agee/U.S. Navy via Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Militer Amerika Serikat bersiap melakukan penarikan pasukan bersenjatanya dari Suriah selambatnya pada akhir April 2019. Penarikan separuh jumlah pasukan akan dilakukan pada pertengahan Maret.

    Juru bicara Pentagon Sean Robertson menolak berkomentar mengenai hal ini. Namun sumber di pemerintah Amerika Serikat mengkonfirmasi kepada Reuters, Jumat, 8 Februari 2019, April akan menjadi target Amerika Serikat untuk angkat kaki dari Suriah. Penarikan pasukan termasuk mereka yang bertugas di pangkalan militer di Tanf, sebuah wilayah dekat perbatasan Suriah – Yordania dan Irak.

    Baca: Penarikan Pasukan, Rusia Siap Memediasi Amerika dan Taliban 

    Sumber di pemerintah Turki mengatakan Washington belum memberikan sinyalemen kepada Ankara tanggal kapan penarikan pasukan Amerika Serikat dari Suriah akan dilakukan. Sedangkan sumber di Angkatan Bersenjata Demokrasi Suriah mengatakan belum ada konfirmasi kapan pasukan militer Amerika Serikat akan ditarik dan sejauh ini belum ada penentuan tanggal atau waktu pasti untuk dilakukan penarikan.

    Baca: Trump Tarik Pasukan, Utusan Amerika Serikat untuk Suriah Mundur

    Sebelumnya pada Desember 2018 lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana penarikan sekitar 2 ribu pasukan militer Amerika Serikat dari Suriah. Trump juga menyatakan pihaknya hampir memenangkan pertarungan melawan militan Islamic State atau ISIS.

    Keputusan Presiden Trump itu mengejutkan banyak pihak, termasuk mereka yang mendukung pemerintahan Trump serta koalisi sekutu-sekutunya seperti Turki dan Aliansi Militan Kurdi Arab yang memerangi ISIS dengan dukungan militer dari Amerika Serikat. Washington telah mencoba mencapai kata sepakat dengan Turki terkait keamanan setelah pasukan militer Amerika Serikat ditarik dari Suriah. Kedua negara juga mendiskusikan pendirian sebuah zona aman disepanjang wilayah perbatasan yang selama ini menjadi kekhawatiran Turki.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.