Dua Wanita Menerobos Masuk Kuil Hindu Terlarang, Picu Bentrokan

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjuk rasa membawa foto dewa Ayappa sebagai protes atas 2 wanita yang memasuki kuil Sabarimala di Kerala, India yang terlarang bagi perempuan pada 2 Januari 2019. [Reuters]

    Pengunjuk rasa membawa foto dewa Ayappa sebagai protes atas 2 wanita yang memasuki kuil Sabarimala di Kerala, India yang terlarang bagi perempuan pada 2 Januari 2019. [Reuters]

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua wanita nekad menerobos masuk salah satu kuil Hindu terbesar di Kerala, India yang terlarang bagi wanita sejak seabad lalu, yang kemudian memicu protes dan bentrokan berdarah. 

    Kehadiran kedua wanita di dalam kuil Sabarimala merupakan yang pertama kali sejak kelompok Hindu garis keras melarang perempuan memasuki area Kuil.

    Baca: Hindu Garis Keras Desak PM Modi Bangun Kuil di atas Lahan Masjid

    Dua wanita yang menerobos masuk itu dilaporkan sejumlah media bertujuan untuk mengolok-olok larangan tersebut. Kedua perempuan tersebut diketahui bernama Kanaka Durga dan Bindu, berusia sekitar 42 tahun. Mereka memasuki area kuil dengan mengenakan baju dan kerudung warna hitam.

    "Kami tidak memasuki kuil dengan memanjat 18 tangga suci tapi melewati gerbang," ujar satu di antara kedua wanita itu, seperti dilaporkan Channel News Asia, 2 Januari 2018.

    Kedua wanita yang mendapat pengawalan polisi saat memasuki kuil berjalan cepat memasuki kuil. Setibanya di dalam kuil mereka dicegat sejumlah pria dan mengusir mereka.

    Di hari yang sama, ratusan ribu wanita menggelar unjuk rasa di Kerala untuk melawan gerakan untuk menjauhkan wanita dari kuil Hindu yang terkenal. Mereka menuntut kesetaraan jender dalam beribadah. 

    Baca: Empat perempuan transgender diizinkan masuk kuil 'Dewa Lajang' Sabarimala

    Kelompok Hindu garis keras melarang perempuan usia 10 sampai dengan 50 tahun, atau usia menstruasi memasuki kuil Sabarimala.

    Pendeta Hindu yang memimpin kuil Sabarimala kemudian memerintahkan lokasi kuil ditutup untuk menggelar ritual pemurnian. Sekitar sejam kemudian kuil dibuka kembali.

    Pengadilan Mahkamah pada September 2018 membuat putusan yang menjungkirbalikkan larangan yang sudah berusia 1 abad itu. Pengadilan juga mencabut larangan masuk bagi kaum transjender dan orang yang dituduh berzina.

    Putusan ini mengguncang kelompok garis keras pendukung Perdana Menteri Narendra Modi. Modi sendiri dikabarkan mendukung larangan ini dengan alasan terkait dengan tradisi.

    Baca: Ratusan Ribu Perempuan India Selatan Tuntut Kesetaraan Beribadah Di Kuil Hindu Terkenal

    "Ada beberapa kuil yang memiliki tradisi sendiri, di mana laki-laki dilarang masuk, dan laki-laki tidak masuk," kata Modi kepada media di India.

    Peristiwa dua wanita memasuki kuil Sabarimala memicu protes luas di India. Polisi menyemprotkan gas air mata, granat dan air kepada para pemrotes. Bentrokan pun pecah di Kerala.

    Satu orang tewas dan sedikitnya 15 orang terluka dalam bentrokan setelah dua wanita menerobos masuk kuil Hindu itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.