Kamis, 22 November 2018

TV Jepang Batalkan Pertunjukan BTS Lantaran Kaos Bom Atom

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • <i>Boyband</i> K-Pop, BTS, saat menghadiri pembukaan sidang umum PBB ke-73, yang dilaksanakan di New York, 24 September 2018. Anggota BTS menyatakan mereka berdiri di sana untuk melindungi anak-anak dan anak muda di seluruh dunia dari kekerasan. AP

    Boyband K-Pop, BTS, saat menghadiri pembukaan sidang umum PBB ke-73, yang dilaksanakan di New York, 24 September 2018. Anggota BTS menyatakan mereka berdiri di sana untuk melindungi anak-anak dan anak muda di seluruh dunia dari kekerasan. AP

    TEMPO.CO, Jakarta -  Stasiun televisi Jepang membatalkan pertunjukan boyband yang sangat populer di Korea Selatan, BTS setelah seorang anggotanya mengenakan baju kaos menggambarkan ledakan bom atom yang pernah menghancurkan Jepang.

    BTS yang dijadwalkan akan tampil di TV Asahi pada hari Jumat 9 November 2018. Foto Jimin mengenakan kaos bom atom menuai banyak komentar di dunia maya. Kontroversi itu berakhir dengan pembatalan tampil. 

    Baca: BTS Bakal Konser di Empat Negara Asia, Termasuk Indonesia?

    "T-shirt yang dipakai salah satu anggota menjadi berita utama dan kontroversi," kata TV Asahi dalam pernyataan yang dilansir Al Jazeera.

    TV Asahi mendiskusikan niat di balik baju anggota BTS dengan label rekaman yang sering menggaungkan rasa patriotisme orang Korea Selatan. Sayangnya Juru bicara TV Asahi, Shinya Matsuki menolak untuk berkomentar lebih lanjut kenapa membatalkan penampilan BTS.

    BTS mengeluarkan pernyataan, tetapi tidak memberitahu secara rinci mengapa acara itu ditunda.

    "Kami meminta maaf untuk para penggemar yang kecewa yang menantikan ini. BTS akan melanjutkan upaya untuk terhubung dengan penggemar di atas panggung dan juga melalui musik," kata BTS di situs web mereka.

    BTS jadi Cover Majalah TIME (Instagram @time)

    Baca: BTS, Kenapa Begitu Populer? Tilik Hasil Prestasinya

    Kaos yang menyinggung itu menampilkan kalimat "PATRIOTISM OURHISTORY LIBERATION KOREA" di samping gambar ledakan bom atom dan merayakan pembebasan Korea.

    Anggota BTS Jimin dilaporkan mengenakan kaos seperti itu pada 15 Agustus lalu ketika Korea merayakan akhir pendudukan Jepang pada tahun 1945.

    Beberapa penggemar BTS di Jepang menumpahkan kekecewaannya di Twitter setelah pertunjukan BTS dibatalkan lantaran kaos.

    Sejarah pahit antara Jepang dan Korea berawal dari penjajahan brutal Jepang tahun 1910-1945.
    Bulan lalu, Tokyo bereaksi keras setelah pengadilan tinggi Korea Selatan memerintahkan raksasa baja Jepang untuk memberi kompensasi kepada korban program kerja paksa di masa perang.

    Baca: Pidato RM, Leader BTS di Sidang PBB Soal Mencintai Diri Sendiri

    BTS menjadi boyband K-Pop yang fenomenal dan membuat sejarah awal tahun ini dengan menjadi band K-Pop pertama yang menduduki tangga lagu album Amerika Serikat, ini menandakan meningkatnya daya tarik global terhadap genre musik tersebut.BTS telah bekerja sama dengan Japanese American DJ dan artis musikal Steve Aoki telah mencapai posisi No 1 di tangga lagu Billboard.

    BTS dikenal karena penampilannya yang kekanak-kanakan, potongan rambut floppy, dan koreografinya yang sangat teliti. BTS kini menjadi salah satu ekspor musik Korea Selatan yang paling terkenal.

    AL JAZEERA I MIS FRANSISKA DEWI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.