Sabtu, 20 Oktober 2018

Sekjen PBB Sampaikan Belasungkawa Atas Gempa Donggala

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekjen PBB, Antonio Guterres. REUTERS

    Sekjen PBB, Antonio Guterres. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah Indonesia serta keluarga dan korban gempa Donggala.

    Pernyataan belasungkawa Guterres disampaikan Stephane Dujarric, juru bicara sekretaris jenderal PBB, dilansir dari Sputniknews, 29 September 2018.

    Baca: Gempa Donggala, Bandara Mutiara Sis Al Jufri Dibuka Kembali

    "Sekretaris Jenderal sangat sedih dengan kerusakan dan korban jiwa yang mengerikan dan luka-luka yang disebabkan oleh gempa bumi pada hari Jumat, 28 September, di Sulawesi Tengah," kata Dujarric dalam sebuah pernyataan, yang dirilis pada Jumat malam waktu setempat.

    "Sekretaris Jenderal juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan kepada Pemerintah Indonesia," lanjut Dujarric.

    Pasien mendapat perawatan di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Undata, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu, 29 September 2018. Perawatan di luar gedung rumah sakit tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gempa susulan. ANTARA/BNPB Sutopo Purwo Nugroho

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB mengatakan kepada Tempo, jumlah korban meninggal akibat gempa Donggala menjadi 384 korban jiwa tercatat pada pukul 13.00 WIB, Sabtu, 29 September 2018, dan jumlah ini kemungkinan besar masih bertambah mengingat pencarian korban terus dilakukan.

    Baca: 2 Prioritas BNPB Pasca Gempa Donggala

    Gempa berkekuatan Magnitudo 7,4 pada Jumat petang, 28 September 2018 mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berada di 0.18 Lintang Selatan dan 119.85 Bujur Timur atau 27 kilometer timur laut Donggala, Sulawesi Tengah yang disertai tsunami setinggi 1,5-2 meter.

    Selain menyampaikan belasungkawa dari Antonio Guterres, Dujarric juga mengatakan PBB siap mendukung operasi penyelamatan dan pertolongan korban gempa Donggala yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Bravo 5 dan Cakra 19, Dua Tim Luhut untuk Jokowi di Pilpres 2019

    Menyandang nama Tim Bravo 5 dan Cakra 19, dua gugus purnawirawan Jenderal TNI menjadi tim bayangan pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.