Tak Bisa Jawab Soal Matematika, Anak Ini Telepon Polisi

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Matematika. (lse.ac.uk)

    Ilustrasi Matematika. (lse.ac.uk)

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun di Colorado, Amerika Serikat, melakukan tindakan yang menggelikan. Saat tak bisa memecahkan soal matematika, anak tersebut berfikir menelepon polisi adalah cara terbaik.

    Dikutip dari situs asiaone.com pada Sabtu, 29 September 2018, Pos Layanan Masyarakat Kepolisan Fort Collins di Colorado, Amerika Serikat, mempublikasi pembicaraan pertelepon yang sangat lucu antara seorang petugas dengan anak laki-laki yang identitasnya tidak dipublikasi. Rekaman pembicaraan itu diunggah ke aku Facebook pada Selasa, 18 September 2018.

    “Berapa ya 71 dibagi 3,052?,” tanya anak tersebut yang menelepon layanan darurat kepolisian.

    Baca: Cara Sederhana Mengenalkan Konsep Matematika pada Anak

    Mendengar pertanyaan itu, petugas kepolisian pun terkejut dan memintanya untuk mengulangi pertanyaannya sekali lagi. Setelah cukup jelas, petugas pun tanpa ragu mengatakan pada anak laki-laki tersebut bahwa dia bersedia membantu dengan ‘masalahnya’.   

    “Ketika itu saya juga terkejut dan tak tahu bagaimana menanggapinya, tetapi saya bertekad membantunya,” kata petugas pengangkat telepon, yang namanya juga dirahasiakan.

    Baca: Anak yang Sulit Pahami Matematika Bisa Jadi Diskalkulia

    Beberapa menit setelah mendapat pertanyaan ‘mengejutkan’, petugas pun memberikan anak laki-laki itu jawaban dengan bantuan kalkulator. Pembicaraan pertelepon itu kemudian berakhir dengan pertanyaan petugas, yakni ‘apakah itu saja yang kamu perlukan?’. Anak laki-laki itu menjawab ‘iya’ dan menutup pembicaraan dengan mengucapkan terima kasih.

    Dalam rekaman pembicaraan pertelepon itu terdengar anak laki-laki itu gembira karena mendapatkan jawaban atas soal matematika yang sulit dipecahkannya. Rekaman itu secara tak langsung menyampaikan pesan bahwa polisi siap melayani Anda kapan pun dibutuhkan.   


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.