PM India Modi Luncurkan Program Kesehatan Terbesar di Dunia

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri India Narendra Modi saat berbicara dalam pembukaan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, 23 Januari 2018. REUTERS

    Perdana Menteri India Narendra Modi saat berbicara dalam pembukaan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, 23 Januari 2018. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri India Narendra Modi meluncurkan program layanan kesehatan gratis terbesar di dunia, The Ayushman Bharat programme atau Modicare, yang ditujukan kepada 500 juta penduduk miskin atau sekitar 100 juta rumah tangga.  

    “Ini adalah skema perawatan kesehatan terbesar di dunia, menggambarkan lebih dari gabungan populasi Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko,” kata Modi setelah meluncurkan program layanan kesehatan ini dari Ranchi, ibukota negara bagian timur Jharkhand, Minggu, 23 September 2018.

    Baca: Gagal Program Penarikan Uang, PM Narendra Modi Siap Dihukum 

    Melalui program ini, Modi melakukan langkah-langkah seperti meformasi sistem kesehatan publik yang kekurangan rumah sakit dan dokter, dan menggratiskan obat-obatan untuk penderita penyakit serius. Selain itu, program ini juga digunakan untuk menambah peralatan medis, serta peningkatan pendanaan kesehatan.

    “Skemanya, akan menyediakan 100 juta keluarga, atau sekitar 500 juta orang miskin, dengan jaminan kesehatan 500.000 rupee per tahun untuk pengobatan gratis penyakit serius,” kata Modi seperti dilansir dari Reuters, Senin, 24 September 2018.

    Warga yang ingin mendapatkan layanan kesehatan dalam program ini diminta mendaftarkan diri secara online dan mengisi persyaratan yang telah ditentukan pemerintah India. 

    Baca: Diaspora India Terbesar Ada di UEA, Triliunan Uang Dihasilkan

    Menurut laporan Aljazeera, program layanan kesehatan yang menjangkau penduduk di pusat dan 29 negara bagian di India diperkirakan akan menghabiskan biaya US$ 1,6 miliar setahun atau sekitar Rp 23,8 triliiun.  

    Biaya untuk program Modicare ini ditanggung bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah negara-negara bagian dengan rasio 60 persen oleh pusat dan 40 persen negara bagian. Besaran persentase dana yang ditanggung akan ditingkatkan secara bertahap sesuai dengan permintaan.

    Program Modicare ini tak sepenuhnya mendapat dukungan positif. Para kritikus mengatakan skema tersebut diluncurkan terburu-buru, untuk mendapatkan keuntungan politik. Padahal secara finansial, pemerintahan Modi tidak cukup mampu untuk menopangnya.

    Baca: 71 Persen Masyarakat India Dukung Modi

    Pemerintahan Narendra Modi menghabiskan sekitar 1 persen dari PDB nya bagi kesehatan masyarakat India. Persentase ini termasuk terendah di dunia. Kementerian kesehatan memperkirakan bahwa pendanaan semacam ini, mengarah pada pengeluaran terburuk yang mendorong 7 persen penduduk jatuh ke dalam kemiskinan setiap tahun.

    REUTERS | ALJAZEERA | AQIB SOFWANDI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.