Kanada akan Tetapkan Usia Minimal 18 Tahun untuk Konsumsi Ganja

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kanda melegalkan ganja untuk pribadi.  [Jae C Hong/The Associated Press]

    Kanda melegalkan ganja untuk pribadi. [Jae C Hong/The Associated Press]

    TEMPO.CO, JakartaKanada adalah negara maju G7 pertama yang mengakhiri larangan penggunaan ganja secara nasional, setelah parlemen mengesahkan UU legalisasi ganja untuk pribadi pada 19 Juni 2018. Tetangganya, Amerika Serikat, telah mendahului Kanada dengan sembilan negara bagiannya untuk legalisasi ganja. California, merupakan pasar ganja legal terbesar di Amerika Serikat tercatat pada Januari lalu.

    Menteri Kehakiman Kanada, Jody Wilson-Raybould, berkicau di Twitter bahwa ini adalah tonggak bersejarah bagi kebijakan progresif di Kanada saat kami mengubah pendekatan kami ke ganja. Sementara Menteri Kesehatan Kanada, Ginette Petitpas Taylor, juga berkicau di Twitter bahwa dia sangat senang Senat menyetujui UU ini.

    Baca: Nonton Piala Dunia 2018 Boleh Bawa Ganja? Tilik Dulu Aturannya

    "Kami berada di titik puncak kebijakan ganja yang masuk akal, bertanggung jawab, dan adil," tulis Ginette di Twitter, seperti dilansir dari Associated Press, 20 Juni 2018.

    Pemerintah Kanada sebagian besar mengikuti saran dari satuan tugas marijuana yang dipimpin oleh mantan Menteri Kesehatan berpandangan liberal, Anne McLellan, serta saran dari mantan Kepala Polisi Toronto, Bill Blair, yang kini menjadi sekretaris parlemen untuk menteri kehakiman.

    Sejumlah rokok ganja dijual dalam beberapa ukuran di perayaan 4/20 di Vancouver, Kanada, 20 April 2017. REUTERS/Jason Redmond

    Baca: Kanada Negara Pertama G7 Legalkan Ganja untuk Pribadi

    Satuan tugas merekomendasikan orang dewasa diizinkan untuk membawa hingga 30 gram ganja dan bisa memelihara hingga empat tanaman. Ia juga mengatakan ganja tidak boleh dijual di lokasi yang sama dengan alkohol atau tembakau.

    Aspek paling kontroversial dari langkah Kanada untuk melegalisasi ganja secara nasional telah menetapkan usia minimum untuk konsumsi ganja pada usia 18 atau 19 tahun, tergantung pada tiap provinsi. Usia ini lebih rendah daripada di negara bagian Amerika Serikat yang melegalkan ganja.

    Baca: Kota di Estonia Pakai Ganja Sebagai Lambang Bendera, Kok Bisa?

    Para advokat berpendapat bahwa menetapkan batas usia pada 21 tahun akan mendorong pasar gelap dan mendorong anak-anak muda ke pengedar ilegal. Tetapi beberapa ahli kesehatan khawatir bahwa usia yang lebih rendah akan mendorong penggunaan zat yang dapat memiliki konsekuensi jangka panjang pada usia otak yang masih berkembang. Namun para senator konservatif tetap kukuh menentang legalisasi ganja.

    Baca: Zimbabwe Halalkan Ganja untuk Medis dan Ilmu Pengetahuan

    "Kami akan memiliki semua yang terlibat dalam perdagangan ganja ilegal sekarang menjadi perusahaan besar," kata Senator Kanada, Leo Housakos.

    "Ketika Anda melegalkan penggunaan ganja dan Anda adalah anak muda dan Anda keberatan karena fakta sederhana bahwa itu ilegal, saya yakin seseorang yang menganggap itu ilegal akan cenderung untuk menggunakannya," lanjut senator konservatif Kanada tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.