Senin, 20 Agustus 2018

Kanada Negara Pertama G7 Legalkan Ganja untuk Pribadi

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kanda melegalkan ganja untuk pribadi.  [Jae C Hong/The Associated Press]

    Kanda melegalkan ganja untuk pribadi. [Jae C Hong/The Associated Press]

    TEMPO.CO, Jakarta - Kanada, negara pertama G7, yang melegalkan ganja untuk kebutuhan pribadi setelah Senat menyetujui RUU Pemakaian Ganja untuk Pribadi pada Kamis, 7 Juni 2018. Sebelumnya, pada 2001, Kanada membolehkan penggunaan ganja untuk alasan medis atau kedokteran.

    Laporan situs berita catchnews pada Jumat, 8 Juni 2018, menyebutkan, dalam sidang pembahasan RUU, Senat berhasil mengumpulkan 52 suara menyetujui, 30 menentang dan satu suara abstein.

    Lihat Foto: Warga Kanada dan AS Rayakan Hari Ganja Sedunia

    Ilustrasi bahaya rokok/ganja. Shutterstock

    Legalisasi penggunaan ganja oleh warga Kanada itu bagian dari janji kampanye Perdana Menteri Justin Trudeau yang disampaikan pada 2015. "Trudeau dalam janjinya mengatakan, warga boleh mengisap ganja sedikitnya lima atau enam kali."

    "RUU itu menyebutkan, pengguna ganja hanya untuk orang dewasa dan tak lebih dari 30 gram ganja kering," tulis Al Jazeera.

    Baca: Dilantik, Perdana Menteri Ini Akan Legalkan Ganja di Kanada

    Ilustrasi Ganja. Getty Images

    Keputusan Parlemen yang meloloskan RUU Pemakaian Ganja disambut senang oleh Menteri Kesehatan Kanada, Ginette Petitpas Taylor. "Saya sengat senang RUU tersebut disetujui Parlemen," tulisnya dalam akun Twitter, @GPTaylorMRD.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Twice Konser Di Jakarta

    Twice akan mengunjungi Jakarta pada 25 Agustus 2018. Konser ini adalah pertunjukan pertama mereka di Indonesia. Berikut fakta-fakta tentang mereka.