Astronot Amerika Serikat Keempat yang Berjalan di Bulan Wafat

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alan Bean saat berusia 66 tahun berpose dengan pakaian astronotnya di Johnson Space Center, Houston, Texas, Amerika Serikat. [REUTERS]

    Alan Bean saat berusia 66 tahun berpose dengan pakaian astronotnya di Johnson Space Center, Houston, Texas, Amerika Serikat. [REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Astronot Amerika Serikat, Alan Bean, yang berjalan di bulan pada tahun 1969 selama misi Apollo 12 dan mememimpin kru di stasiun luar angkasa Skylab pada tahun 1973 meninggal di Houston, Amerika Serikat, pada Sabtu 26 Mei 2018. Alan Bean menghabiskan sisa masa hidupnya menjadi pelukis setelah meninggalkan karir Astronotnya.

    Alan Bean yang wafat di usia 86 tahun, adalah mantan pilot latih Angkatan Laut Amerka Serikat yang menjadi salah satu dari 12 orang yang pernah menginjakkan kaki di bulan. Bean meninggal di Rumah Sakit Methodist Houston, setelah jatuh sakit dua minggu sebelumnya ketika berpergian ke Fort Wayne, Indiana, Amerika Serikat.

    “Alan adalah pria terkuat dan paling baik yang pernah kukenal. Dia adalah cinta dalam hidupku dan aku sangat merindukannya,” kata Leslie Bean, istri Bean selama 40 tahun, seperti dilaporkan Reuters, 27 Mei 2018.

    Baca: NASA Bikin Titik Terdingin di Alam Semesta, Begini Caranya

    Alan Bean meninggalkan jejak kakinya di kawasan bulan yang disebut Ocean of Storms, pada November 1969, dan menjadi orang keempat yang berjalan di bulan pada misi pendaratan bulan oleh NASA yang kedua menggunakan Apollo 12.

    Untuk memperingati 40 tahun pendaratannya di bulan dalam Apollo 11, Bean memamerkan lukisannya tentang pemandangan bulan di Smithsonian Institution, Museum Antariksa Nasional di Washington, Amerika Serikat.

    Misi penjelajahan bulan Bean hanya empat bulan setelah Neil Armstrong menjadi manusia pertama yang berjalan di bulan dalam misi Apollo 11 NASA pada bulan Juli 1969.

    Alan Bean menjabat sebagai pilot modul bulan pada Apollo 12. Dia dan rekannya Pete Conrad menjelajahi permukaan bulan dan melakukan eksperimen, sementara Richard Gordon mengorbit di atas pada modul utama, mencari lokasi pendaratan untuk misi bulan mendatang.

    Alan L. Bean memegang sampel material luar angkasa saat mengumpulkan sampel di Bulan selama misi Apollo 12 pada November 19, 1969. [NASA via Reuters]


    Misi itu berjalan sukses, meskipun dimulai dengan gangguan. Tak lama setelah lepas landas, roket disambar petir tetapi kru mampu melanjutkan penerbangan tiga hari ke bulan. Bean dan Conrad menghabiskan lebih dari 31 jam di permukaan bulan, termasuk tujuh jam lebih bekerja di luar modul.

    Baca: Lander NASA InSight Akan Pelajari Gempa di Mars

    Pada 1973, Bean memimpin misi kedua ke Skylab, stasiun ruang angkasa Amerika Serikat pertama. Bersama Owen Garriott dan Jack Lousma, ia menghabiskan 59 hari di orbit Bumi.

    Alan Bean kemudian memainkan peran penting dalam mempersiapkan astronot masa depan sampai penerbangan pertama pesawat ulang-alik pada tahun 1981. Dia bahkan bekerja dengan pemeran Star Trek Nichelle Nichols untuk pelatihan astronot.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?