Mobil Karya Mahasiswa UNY Juarai Kompetisi di Korea Selatan

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta atau UNY dalam ajang International Student Car Competition di Seoul, Korea Selatan, 18-19 Mei 2018. [Kedubes RI untuk Korsel]

    Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta atau UNY dalam ajang International Student Car Competition di Seoul, Korea Selatan, 18-19 Mei 2018. [Kedubes RI untuk Korsel]

    TEMPO.CO, Jakarta - Putra - putri kebanggan bangsa Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di dunia internasional. Kali ini mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang kembali mempertahankan gelar Best of the Best pada Grand Prix Hybrid Car Category di ajang International Student Car Competition yang digelar di Provinsi Gyeonggi, dekat Seoul, Korea Selatan pada 18-19 Mei 2018. Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Umar Hadi, yang berkesempatan memberikan pembekalan Tim Mobil Garuda Indonesia UNY sebelum perlombaan dilaksanakan menyambut gembira kabar ini.

    “Saya ucapkan selamat dan bangga kepada seluruh anggota tim yang telah mengharumkan nama bangsa di Korea Selatan ini,” ungkap Dubes. Dubes Umar juga mengajak para peserta untuk dapat menggali dan mengembangkan lebih lanjut minat, bakat dan potensi diri dari para anggota Tim Garuda.

    “Saya harap adik-adik mahasiswa tidak berhenti di sini, lanjutkanlah pendidikan kalian ke jenjang yang lebih tinggi,” pesan Dubes yang ditanggapi dengan antusias oleh seluruh peserta.

    Baca: Penumbuh Jenggot dari Universitas Brawijaya Ini Juara di Malaysia

    Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta atau UNY dalam ajang International Student Car Competition di Seoul, Korea Selatan, 18-19 Mei 2018. [Kedubes RI untuk Korsel]

    Dalam ajang tahunan ini Tim Mobil Garuda UNY merupakan satu-satunya tim dari Indonesia. Tim UNY berhasil mempertahankan Best of the Best Hybrid Car yang merupakan capaian tertinggi dalam ajang tersebut. Hal ini didapat setelah tim berhasil menduduki the 1st rank acceleration, the 1st rank manuever/gymkhana overall, dan the 1st rank endurance. Atas capaian itu, Garuda UNY diganjar dengan predikat “Grand Prix” oleh Chairman of Korea Transportation Safety (TS) Prix.

    Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta atau UNY dalam ajang International Student Car Competition di Seoul, Korea Selatan, 18-19 Mei 2018. [Kedubes RI untuk Korsel]

    Sementara Terkait dengan kemenangan kategori acceleration, Dicky Putra Kurniawan selaku Racer pada ajang tersebut membuka rahasianya.

    “Permainan strategilah yang sangat berperan dalam penentuan hasil endurance. Saat akselerasi dan manuver sudah mencapai best time, kami juga harus mengejar endurance dengan menyelesaikan 15 Lap dalam waktu 22 Menit. Pada manuver ini kita butuh konsentrasi penuh dan harus benar-benar memahami track,” jelas Dicky.

    Baca: Teliti Jintan Hitam Obat Kanker Mulut, Mahasiswa Jember Juara

    Drs. Agus Santoso, M. Pd. selaku Wakil Dekan II Fakultas Teknik yang turut mendampingi selama berkompetisi turut menyampaikan apresiasinya. Beliau juga menuturkan bahwa yang paling utama adalah kekompakan tim dan selalu berjuang hingga titik darah penghabisan.

    “Kami selaku pengurus fakultas mengucapkan terima kasih karena kalian telah berjuang sampai titik penghabisan. Harapan saya, kebersamaan dan kekeluargaan tetap selalu terjalin diantara kita,” pesannya.

    Kiprah Tim Mobil Garuda UNY di ajang Korsel tersebut merupakan kali keenam, setelah tahun lalu menjadi juara dengan predikat “Best of the Best ISCC”, mengalahkan pesaing lainnya dari 17 negara. Tim Garuda UNY sendiri merupakan kolaborasi mahasiswa UNY dari berbagai fakultas dan bidang ilmu, seperti pendidikan teknik otomotif, teknik mesin, teknik mekatronik hingga bahasa Inggris. Selain di Korsel, sejumlah kompetisi internasional mahasiswa juga telah dilalui seperti Student Formula Japan di Shizuoka, Jepang dan Driver World Championship di London, Inggris.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.