Helikopter Militer Amerika Serikat Jatuh di Irak, 7 Tewas

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangkai reruntuhan pesawat yang berisi personel pasukan khusus Amerika. Pada tanggal 25 April 1980, pasukan Delta Force dan US Army Ranger dikirim menyusup ke Iran untuk menyelamatkan warga Amerika yang disandera di kedubes dengan sandi Eagle Claw. Pasukan tersebut dikirim menggunakan helikopter, namun naas badai pasir mengacaukan segalanya. Sekitar 8 orang prajurit pasukan khusus tewas dan sejumlah helikopter jatuh saat berusaha mengevakuasi para sandera. sofrep.com

    Bangkai reruntuhan pesawat yang berisi personel pasukan khusus Amerika. Pada tanggal 25 April 1980, pasukan Delta Force dan US Army Ranger dikirim menyusup ke Iran untuk menyelamatkan warga Amerika yang disandera di kedubes dengan sandi Eagle Claw. Pasukan tersebut dikirim menggunakan helikopter, namun naas badai pasir mengacaukan segalanya. Sekitar 8 orang prajurit pasukan khusus tewas dan sejumlah helikopter jatuh saat berusaha mengevakuasi para sandera. sofrep.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah helikopter militer Amerika Serikat jatuh di kawasan sebelah barat Irak pada Kamis dini hari, 15 Maret 2018, waktu setempat, menewaskan seluruh penumpang berjumlah tujuh orang.

    Pusat Komando Amerika Serikat tak bersedia mengatakan kepada media berapa banyak jumlah korban yang tewas. Namun seorang pejabat militer Amerika Serikat yang tak bersedia menyebutkan namanya kepada Reuters mengatakan, helikopter HH-60 Pave Hawk itu membawa tujuh penumpang ketika terbang.

    Baca: Hari Ini, Seluruh Tentara Amerika di Irak Ditarik

    US Marines Corps, merupakan salah satu marinir terbesar di dunia, yang sudah berdiri sejak 1787. US Marines memiliki motto Semper Fidelis, pasukan ini merupakan pasukan andalan Amerika yang dipastikan hadir dalam setiap pertempuran. Dilengkapi dengan perlengkapan yang sangat lengkap mulai dari kapal induk, tank, pesawat tempur dan helikopter. Menjadikan pasukan US Marines salah satu yang terbesar di dunia. US Marines ikut terjun dalam pertempuran perang dunia ke 2, hingga konflik Irak dan Afganistan. US Marines memiliki satuan elit yaitu US Marines Forces Recon. Getty Images

    Kecelakaan itu, jelas pejabat ini, bukan akibat hantaman senapan musuh. Saat ini masih dalam penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut. "Seluruh personel yang ada di dalam helikopter yang jatuh itu tewas," kata Brigadir Jenderal Jonathan P. Braga, Direktur Operasi Pasukan Gabungan.

    "Ini mengingatkan kita mengenai sebuah risiko bagi kaum pria wanita yang setiap hari bertugas melayani bangsa kita," paparnya kepada wartawan.

    Baca: Dua Tentara Amerika Tewas di Irak

    Anggota tentara militer Amerika Serikat, menulis di atas sebuah note saat berada di dalam markas militer di Mosul, Irak, 28 April 2017. REUTERS

    Militer Amerika Serikat mengatakan, kecelakaan helikopter itu pertama kali dilaporkan oleh helikopter kedua yang menyertainya. Selanjutnya, pasukan keamanan dan anggota koalisi mengamankan daerah tersebut. Dua pejabat Amerika Serikat lainnya yang tak mau disebutkan namanya menerangkan, kecelakaan itu terjadi dekat al-Qaim, sebuah kota di Provinsi Anbar dekat dengan perbatasan Suriah.

    Saat ini, Amerika Serikat menempatkan sekitar 5.200 pasukan di Irak untuk memerangi militan ISIS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.