Rusia: Tudingan PM Inggris Soal Racun Saraf Perbuatan Gila

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, dalam acara jumpa pers di Moskow, 6 Oktober 2015. (Photo: Reuters/Maxim Shemetov/Files)

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, dalam acara jumpa pers di Moskow, 6 Oktober 2015. (Photo: Reuters/Maxim Shemetov/Files)

    TEMPO.CO, Jakarta - Rusia geram menanggapi tudingan Perdana Menteri Inggris atas keterlibatan negara dalam kasus eks mata-matanya.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, dalam keterangannya kepada media, Kamis, 15 Maret 2018, menguraikan bahwa tuduhan Perdana Menteri Theresa May atas insiden racun yang menimpa bekas agen spionase Sergei Skripal sesuatu kegilaan.

    Baca: Rusia: Inggris Tanggung Jawab Terhadap Eks Agen Rahasianya

    Perdana Menteri Inggris Theresa May menikmati beberapa keripik saat kampanye di Mevagissey, Cornwall, Inggris, 2 Mei 2017. Foto ini menjadi perbincangan karena ia terlihat konyol saat mengemil. REUTERS/Dylan Martinez

    Zakharova juga mengatakan, Moskow sedang mempertimbangkan untuk mengambil langkah tegas terhadap Inggris setelah London mengusir 23 diplomatnya karena dituding terlibat dalam insiden racun yang menimpa Skripal dan putrinya.

    Dia berbicara dalam pertemuan rutin dengan wartawan dengan mengatakan bahwa pernyataan May di depan anggota parlemen itu adalah tuduhan gila "Terhadap Rusia, negara dan rakyat kita," ucapnya seperti dikutip Channel News Asia, Kamis.

    Baca: Kasus Agen Rahasia, Inggris Usir 23 Diplomat Rusia

    Manten intelijen Rusia dan Inggris, Sergei Skripal sekarat terkena zat tak dikenal di Inggris [Independent.co.uk/AP]

    Perempuan ini menegaskan, "Inggris menolak bekerja sama dengan Rusia untuk mengungkap insiden tersebut."

    Bekas agen mata-mata Rusia, Skripal dan putrinya Yulia, 33 tahun, ditemukan sekarat di Salibusry, selatan Inggris, pekan lalu. Inggris menuduh bahwa Rusia berada di balik insiden tersebut menggunakan racun berbahaya, Novichok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?