Setelah Mengepung, Pasukan Turki Siap Masuk ke Afrin, Suriah

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan  berbicara usai melakukan salat jenazah dalam upacara pemakaman Sersan Musa Ozalkan yang gugur dalam tugas operasi militer

    Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara usai melakukan salat jenazah dalam upacara pemakaman Sersan Musa Ozalkan yang gugur dalam tugas operasi militer "Ranting Zaitun" yang berbasis di Afrin Suriah, di Ankara, Turki, 23 Januari 2018. AP Photo/Burhan Ozbilici

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasukan Turki yang didukung Tentara Pembebasan Suriah (FSA) yang saat ini mengepung posisi Kurdi YPG di Distrik Afrin, Suriah utara, sebentar lagi masuk ke jantung Afrin.

    Keterangan tersebut disampaikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan lewat televisi pada Jumat, 9 Maret 2018. Menurut dia, posisi pasukan Turki dan FSA hanya 6 kilometer dari pusat Afrin.

    Baca: Turki Perang di Dua Laga Tempur Afrin, Suriah

    Erdogan mengatakan pasukan Turki dan sekutunya di Suriah berada di 6 kilometer Afrin pusat. [Khalil Ashawi/Reuters]

    "Saat ini, pusat Afrin sudah kami kelilingi dan menjadi pintu masuk kami," kata Erdogan, seperti dikutip Al Jazeera, Sabtu, 10 Maret 2018.

    Namun juru bicara pasukan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) menolak klaim Erdogan. "Pasukan Turki berada di jarak 10-15 kilometer dari Afrin," ucap Nouri Mahmoud. "Hari ini, kami bentrok senjata di sekitar Bulbul, tempat mereka mengumumkan bahwa pasukan Turki menguasai dan menduduki daerah ini 30 hari lalu." Pasukan Turki mencoba menguasai bukit Bursayah, yang memisahkan daerah kantong Afrin yang dikuasai Kurdi di Azaz, Suriah,, 28 Januari 2018. AP

    Sementara itu, laporan Press TV menyebutkan penguasaan seluruh wilayah Afrin di Suriah utara tinggal menunggu waktu.

    Baca: Turki: Operasi Militer Buru Kurdi di Afrin Suriah Berlanjut

    Turki didukung milisi FSA melancarkan serangan ke Afrin dengan sandi Operasi Ranting Zaitun dua bulan lalu setelah kawasan tersebut dikuasai pemberontak Kurdi YPG yang dianggap kelompok teroris oleh Turki.

    Intervensi Turki ini didasari pula oleh penyataan Amerika Serikat secara terbuka bahwa negaranya akan menyiapkan 30 ribu milisi terlatih di perbatasan Turki.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.