Senin, 23 Juli 2018

Soal Kebuntuhan, Penasihat Presiden Amerika Serikat ke Meksiko

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ivanka Trump (kanan) dan suaminya, Jared Kushner (kiri), terlihat bersama dalam konferensi pers Presiden di Gedung Putih, Washington, AS, 5 April 2017. Konferesi pers ini digelar saat kunjungan Raja Yordania, Abdullah II. REUTERS/Kevin Lamarque

    Ivanka Trump (kanan) dan suaminya, Jared Kushner (kiri), terlihat bersama dalam konferensi pers Presiden di Gedung Putih, Washington, AS, 5 April 2017. Konferesi pers ini digelar saat kunjungan Raja Yordania, Abdullah II. REUTERS/Kevin Lamarque

    TEMPO.CO, Jakarta - Penasihat senior Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jared Kushner, bertolak ke Meksiko, Rabu, 7 Maret 2018, guna menyelesaikan kebuntuhan hubungan kedua negara yang dipicu soal pajak.

    Dalam kunjungan tersebut, Kushner dijadwalkan bertemu dengan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto di tengah masalah ketegangan perdagangan dan tuntutan Presiden Trump agar Meksiko membayar pajak 'Tembok Perbatasan'.

    Baca: Presiden Meksiko Batal ke Amerika Serikat, Trump Bikin Panas

    Penasihat senior Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jared Kushner, kiri. (Jabin Botsford/The Washington Post)

    Kunjungan menantu Trump ini, menurut Reuters, berlangsung setelah Pena Nieto menunda rencana kunjungan pertama kalinya ke Gedung Putih karena selisih paham soal pajak yang diminta Trump.

    Kushner adalah penasihat kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Tetapi baru-baru ini dia kehilangan akses untuk mendapatkan laporan intelijen yang sangat rahasia Amerika Serikat.

    "Pada pertemuan antara Kushner dan Presiden Nieto akan membahas masalah keamanan, imigrasi, perdagangan dan isu lainnya," tulis Reuters mengutip keterangan pejabat pemerintah Amerika Serikat.Konvoi pengawalan terhadap penasihat senior Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jared Kushner, meninggalkan kantor Kementeria Luar Negeri dan menuju Istana Presiden Meksiko, Los Pinos, di Mexico City pada 7 Maret 2018 (Marco Ugarte / Associated Press)

    Trump ingin Meksiko membayar pajak untuk tembok yang dia bangun guna menghalangi imigran ilegal masuk ke Amerika Serikat. Keinginan Trump tersebut ditolak Nieto. Sebagai bentuk penolakannya, Nieto membatalkan rencana kunjungannya ke Gedung Putih menyusul pembicaraan kedua pemimpin melalui telepon.

    Baca: Trump Jadi Presiden, Meksiko Ambil Lahan dan Asetnya di AS

    Sementara itu, sejumlah pengamat di Meksiko memandang kunjungan Kushner sebagai sebuah perubahan perbaikan hubungan Amerika Serikat dan bagi Kushner, untuk membuktikan bahwa dia berguna bekerja di Gedung Putih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bulan Juli Ada Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat

    Tanggal 15 Juli adalah Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat. Ronald Reagan menetapkan bulan Juli sebagai hari minuman yang disukai tua muda itu.