Korea Utara Tolak Latihan Perang Amerika, Minta Reunifikasi

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hyon Song Wol disambut kedatangannya oleh seorang Pejabat Korea Selatan saat tiba di CIQ (Customs, Immigration and Quarantine), di Paju, Korea Selatan, 21 Januari 2018. Kunjungan ke Korea Selatan itu adalah untuk pertama kali dilakukan pejabat Korea Utara sejak Presiden Korea Selatan Moon Jae-in berkuasa Mei tahun lalu dan berusaha menguatkan hubungan dengan Utara. REUTERS

    Hyon Song Wol disambut kedatangannya oleh seorang Pejabat Korea Selatan saat tiba di CIQ (Customs, Immigration and Quarantine), di Paju, Korea Selatan, 21 Januari 2018. Kunjungan ke Korea Selatan itu adalah untuk pertama kali dilakukan pejabat Korea Utara sejak Presiden Korea Selatan Moon Jae-in berkuasa Mei tahun lalu dan berusaha menguatkan hubungan dengan Utara. REUTERS

    TEMPO.CO, Pyongyang -- Pemerintah Korea Utara menyerukan bangsa Korea, baik yang di dalam dan luar negeri, untuk bersatu dan membuat terobosan untuk melakukan reunifikasi atau penyatuan Korea kembali.

    Pernyataan ini disampaikan menjelang Olimpiade Musim Dingin PyeongChang pada 9 Februari 2018 dan peringatan 70 tahun berdirinya Korea Utara.

    Baca: Korea Utara Gelar Parade Militer Sebelum Olimpiade Musim Dingin

     

    Seruan ini juga meminta agar pemerintah Korea Selatan menghentikan semua latihan militer gabungan dengan Amerika Serikat untuk selamanya.
    Seruan ini disampaikan setelah pemerintah dan partai politik setempat menggelar pertemuan.

    Baca: Korea Utara Kirim 22 Atlet ke Korea Selatan

     

    Pernyataan itu meminta semua orang Korea untuk mengupayakan kontak, hubungan perjalanan, kerja sama dan tukar menukar antara Korea Utara dan Korea Selatan dalam skala luas.

    "Ini untuk menciptakan iklim rekonsiliasi dan reunifikasi," begitu bunyi pernyataan yang dilansir kantor berita Korean Central News Agency dan dikutip Japan Times, Kamis, 25 Januari 2018. Pernyataan Korea Utara ini juga dilansir media SputnikNews dan Reuters.

    Seruan ini juga menjadi dukungan atas seruan reunifikasi oleh pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, pada pidato tahun baru 2018 pada awal Januari.

    Saat ini kedua Korea telah bersepakat untuk menghadiri Olimpiade 2018 Musim Dingin sebagai satu kesatuan. Kedua Korea juga akan membentuk satu tim hoki es dalam laga di olimpiade.

    "Otoritas Korea Selatan harus menghentikan latihan perang dengan AS selamanya dan menahan diri dari AS menaruh aset strategis dan pasukan agresinya ke Korea Selatan," begitu bunyi pernyataan itu.

    Menjelang digelarnya olimpiade ini, Presiden Korea Selatan Moon Jae in dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah bersepakat untuk menghentikan sementara semua latihan perang hingga kelarnya olimpiade musim dingin.

    Pejabat Korea Selatan juga mendukung upaya pembicaraan bilateral antara Korea Utara dan Amerika Serikat. "Ini saat terbaik ketika AS membuka pintunya untuk berbicara," kata pejabat Korea Selatan yang tidak disebutkan namanya itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.