Korea Utara Kirim 22 Atlet ke Korea Selatan

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Komite Olimpiade Internasional, Thomas Bach, berpose dengan Komite Olimpiade Nasional Korea Selatan dan Utara di Lausanne, Swiss, 20 Januari 2018. (Reuters)

    Presiden Komite Olimpiade Internasional, Thomas Bach, berpose dengan Komite Olimpiade Nasional Korea Selatan dan Utara di Lausanne, Swiss, 20 Januari 2018. (Reuters)

    TEMPO.CO, Jakarta - Korea Utara sepakat akan mengirimkan 22 atlet terbaiknya ke Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, Korea Selatan, Februari 2018.

    "Kedua Korea juga setuju mengenakan bendera persatuan pada acara pembukaan Olimpiade," TRT World melaporkan.

    Baca: Korea Utara Siap Kirim Atlet ke Olimpiade di Korea Selatan

    Menteri Unifikasi Korea Selatan, Cho Myoung-gyon, berjabat tangan dengan delegasi Korea Utara Ri Son Gwon, sebelum dimulainya pertemuan di Panmunjom, di Zona Demiliterisasi, Paju, Korea Selatan, 9 Januari 2018. Kedua negara telah memulai pertemuan untuk membicarakan keikutsertaan Korea Utara dalam Olimpiade Musim Dingin 2018 bulan depan. (Korea Pool/Yonhap via AP)

    Hasil kesepakatan delegasi Korea Utara dan Korea Selatan yang diteken pada Sabtu, 20 Januari 2018, juga menyebutkan bahwa 12 pemain hoki wanita Korea Utara akan bergabung dengan tim Korea Selatan mengenakan seragam khusus dengan lagu kebangsaan Korea.

    Selain itu, Korea Utara akan berlaga di cabang skating, skating jarak pendek, ski Alpine, serta ski lintas alam setelah mendapatkan pengecualian dari Komite Olimpiade Internasional (IOC).

    Pada Olimpiade Musim Dingin ini, Korea Utara akan menyertakan 24 pelatih dan ofisial, serta 21 wartawan dari berbagai media pada 9-25 Februari 2018.Delegasi Korea Utara, Hyon Song Wol disambut kedatangannya olehs ejumlah awak media saat akan turun dari bus di Seol, Korea Selatan, 21 Januari 2018. Hyon Song-wol menjadi salah satu dari empat delegasi yang diutus pimpinan Korea Utara Kim Jong-un dalam perundingan Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan. AP Photo

    Keputusan IOC ini disambut hangat kedua negara yang berseteru itu. Pemerintah Korea Utara dan Korea Selatan mengucapkan terima kasih terhadap Presiden IOC, Thomas Bach, atas kesepapatan yang dicapai.

    Baca: Korea Utara: Kami Kirim 230 Pemandu Sorak ke Olimpiade

    Kesepakatan Olimpiade ini terwujud setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan dalam sebuah pidato Tahun Baru bahwa sebuah tim dapat melintasi perbatasan negara untuk sebuah kompetisi.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.