Baru 12 Tahun, Cucu Osama Bin Laden Tewas dalam Serangan Udara

Reporter:
Editor:

Sita Planasari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Osama bin Hamza bin Laden, cucu Osama bin Laden. Thesun.co.uk

    Osama bin Hamza bin Laden, cucu Osama bin Laden. Thesun.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta -Cucu Osama bin Laden yang baru berusia 12 tahun dilaporkan tewas dalam serangan udara. Menurut The Hindustan Times, Rabu 3 Januari 2018, bocah yang diberi nama Osama--persis seperti sang kakek—tewas di perbatasan Afganistan-Pakistan.

    Kematian Osama muda terungkap setelah surat ayahnya, Hamza bin Laden, dipublikasikan oleh media propaganda Al Qaeda, Global Islamic Media Front.

    Dalam “Surat dari Sheikh Mujahid Hamza Bin Laden," Hamza yang kini menjadi pemimpin Al Qaeda menggantikan ayahnya yang tewas dibunuh oleh pasukan elit Amerika Serikat pada 2011, menceritakan kematian anaknya dalam surat yang ditujukan kepada keluarga besar Bin Laden.

    Baca juga:

    'Putra Mahkota Teror' Osama bin Laden Ancam Serang AS  

    “Kami menghibur diri dari kematian anak kami, putra sang singa, cucu dari kakeknya yang pemberani, anak kami Osama. Semoga Allah mengampuninya,” tulis Hamza sambil melampirkan foto sang anak.

    Hamza sendiri merupakan anak favorit mendiang Osama yang digadang-gadang menjadi penggantinya sebagai pemimpin Al Qaeda. Hamzah kini diduga berusia 28 tahun.

    Seperti dilansir The Daily Mail, pada November lalu Hamza menyeru umat Muslim di seluruh dunia untuk menyerang Amerika Serikat yang telah menghabisi ayahnya.

    Dalam rekaman suara, terdengar Hamza mendesak umat Muslim untuk membalas dendam terhadap Amerika yang telah membunuh Shaykh (Osama bin Laden), terutama mereka yang terlibat langsung dalam pembunuhannya.

    Rekaman suara ini dipublikasikan CIA hanya beberapa hari setelah video pernikahan anak favorit Osama bin Laden ini dirilis. Video ini memperlihatkan Hamza sebagai pria dewasa. Selama ini media-media Barat hanya memiliki foto Hamza ketika masih anak-anak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.