Wanita Prancis Paling Dicari Dunia Ditangkap di Suriah

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar yang telah beredar di Facebook yang menujukkan bawah wanita memegang senjata tersebut adalah Sabina Selimovic usai bergabung bersama ISIS di Suriah. Usai kabur dari rumah, beredar kabar bahwa Sabina telah tewas dalam aksi pertempuran di Suriah tahun lalu. dailymail.co.uk

    Gambar yang telah beredar di Facebook yang menujukkan bawah wanita memegang senjata tersebut adalah Sabina Selimovic usai bergabung bersama ISIS di Suriah. Usai kabur dari rumah, beredar kabar bahwa Sabina telah tewas dalam aksi pertempuran di Suriah tahun lalu. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Wanita Prancis tersangka perekrut milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang masuk dalam daftar hitam Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa akhirnya ditangkap tentara Kurdi di Suriah. Ia masuk dalam daftar orang yang paling dicari di dunia. 

    Menurut sang ibu, anak perempuannya bernama Emilie Koenig, 33 tahun, ditahan di kamp Kurdi, Suriah. Koenig menjalani pemeriksaan dan mengalami penyiksaan.

    Baca: Milisi Wanita ISIS Bentuk Brigade Al-Khansaa

    Putri polisi Prancis tersebut dikatakan memasuki Suriah pada 2014 dan melahirkan tiga anak di negara tersebut.

    Dia masuk dalam daftar PBB sebagai anggota milisi paling berbahaya. Setahun kemudian, Amerika Serikat juga mencantumkannya sebagai teroris.

    Koenig masuk Islam setelah menikahi suami pertamanya, pria Aljazair yang kemudian ditangkap karena terlibat perdagangan narkoba.

    Baca: Joanna Palani, Wanita yang Ditakuti ISIS  

    Dia lalu belajar bahasa Arab serta mengganti namanya menjadi Samra dan mengenakan jilbab. Namun ia pergi ke Suriah bersama pasangan barunya, yang kemudian dibunuh, seperti dikutip dari Middle East Eye, 2 Januari 2018.

    Koenig atau Samra muncul dalam beberapa video propaganda. Ia meminta orang-orang untuk berjihad selama musuh ada di sekitar mereka.

    Namun, menurut ibunya, Koenig yang masih di Suriah berniat ingin kembali ke Prancis untuk meminta maaf kepadanya, keluarga, teman, dan negaranya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.