Pecahkan Rekor, Pelaut Prancis Keliling Dunia 42 Hari

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah perahu kano tradisional Hawai yang mengandalkan navigasi terutama pada bintang, Hokule`a memulai perjalanannya keliling dunia selama 4 tahun yang dimulai dari Honolulu, Hawai, (17/5). REUTERS/Hugh Gentry

    Sebuah perahu kano tradisional Hawai yang mengandalkan navigasi terutama pada bintang, Hokule`a memulai perjalanannya keliling dunia selama 4 tahun yang dimulai dari Honolulu, Hawai, (17/5). REUTERS/Hugh Gentry

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaut asal Prancis berhasil memecahkan rekor dunia setelah mengelilingi dunia selama 42 hari. Francois Gabart, nama pelaut itu, menyelesaikan rangkaian keliling dunia tepatnya 42 hari, 16 jam, 40 menit dan 35 detik.

    Gabart mengalahkan pemecah rekor sebelumnya dengan perbedaan waktu sebanyak lebih dari enam hari. Ia menyelesaikan perjalanannya tanpa henti, terbatas pada kapal pesiar berlayar trimaran yang disebut Macif, sejak 4 November 2017.

    Baca: Raditya Dika Akan Keliling Dunia Selama 100 Hari

    Ayah 2 anak berusia 34 tahun itu memecahkan rekor setelah melintasi garis finish virtual antara Pulau Ushant di barat laut Prancis dan Lizard Point di barat daya Inggris.

    "Saya bangga dan senang telah melakukan pelayaran cantik di sekitar planet ini," kata Gabart, seperti yang dilansir Guardian pada 17 Desember 2017.

    Baca: Pakai Bajaj, Dua Guru Inggris Keliling Dunia

    Setelah itu, dia kemudian berlayar ke kota Brest di Prancis barat laut beberapa jam kemudian. Kapal layarnya langsung dikawal ke pelabuhan oleh sejumlah kapal lokal untuk merayakan prestasinya.

    Gabart memecahkan rekor yang dibuat oleh rekan senegaranya Thomas Coville tahun lalu yang berkeliling dunia seorang diri dalam waktu 46 hari 10 jam.

    Baca: Coldplay Keliling Dunia dalam 24 Jam  

    Catatan baru Gabart yang diklaim memecahkan rekor dunia itu belum bisa diverifikasi oleh Dewan Rekaman Kecepatan Pelayaran Dunia, yang akan memeriksa data GPS kapal sebelum mengkonfirmasikan hasilnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.