Kenapa Israel Ingin Merebut Masjid Al-Aqsa?

Reporter

Tempo.co

Jumat, 7 April 2023 15:24 WIB

Polisi perbatasan Israel berjaga di masjid Al-Aqsa, juga dikenal orang Yahudi sebagai Temple Mount, sementara ketegangan muncul selama bentrokan dengan warga Palestina di Kota Tua Yerusalem, 5 April 2023. Bentrokan ini pecah saat Ramadan, bulan yang dianggap suci oleh umat Muslim. REUTERS/Ammar Awad

TEMPO.CO, Jakarta - Dunia Islam dan internasional saat ini sedang dihebohkan dengan berita penyerangan polisi Israel kepada Muslim Palestina di sekitar Kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 5 April 2023.

Sejumlah video di internet menunjukkan bentuk serangan yang dilakukan oleh polisi kepada para jamaah, mulai dari pukulan hingga lemparan granat kejut. Kepolisian Israel mengklaim bahwa mereka bertindak sebagai respons atas ulah penjahat bertopeng yang mengunci diri di dalam Masjid Al-Aqsa dengan kembang api, tongkat, dan batu. Akibat bentrokan ini, Kepolisian Israel menahan sekitar 500 orang Palestina untuk dimintai keterangan.

Video lain juga menunjukkan ribuan Muslim Palestina yang tidak diperbolehkan masuk ke Masjid Al-Aqsa pada saat peristiwa bentrok berlangsung. Hal tersebut kemudian sehingga berujung pada penumpukan massa alias kerumunan.

Negara-negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, mengecam keras Israel atas pelanggaran terhadap kesucian Masjid Al-Aqsa yang telah mereka lakukan. Sebagai informasi tambahan, bentrokan antara polisi Israel dan jamaah Palestina ini terjadi menjelang dimulainya rangkaian Paskah Yahudi (5–13 April 2023).

Kota Lama, Muslim, dan Yahudi

Kota Lama adalah sebuah wilayah di Yerusalem Timur yang kaya akan situs suci umat Muslim, Yahudi, dan Kristiani. Oleh karena itu, Kota Lama dibagi menjadi empat, yakni Bagian Muslim, Bagian Yahudi, Bagian Kristiani, dan Bagian Armenia (yang sebagian besarnya juga beragama Kristen).

Advertising
Advertising

Ada pula bagian yang disebut Al-Haram As-Syarif (oleh Muslim) atau Temple Mount alias Bukit Bait Suci (oleh Yahudi). Kedua umat menganggap wilayah tersebut sebagai tempat suci yang mulia. Di situlah tepatnya Kompleks Masjid Al-Aqsa dan Kubah Shakhrah (Dome of the Rock) berada.

Seperti yang diketahui banyak orang, perebutan wilayah Palestina oleh bangsa Yahudi (yang kemudian membentuk negara merdeka Israel) telah berlangsung sejak 1948. Dalam sejarah perebutan tersebut, Palestina memerangi Israel untuk mempertahankan keutuhan wilayah teritorialnya. Namun secara de jure, sebagian besar wilayah Yerusalem di perbatasan Palestina dan Israel kini telah dikuasai oleh Israel.

Hal ini kemudian menimbulkan ketidakadilan bagi Muslim Palestina karena akan sulit bagi mereka untuk bisa beribadah di Masjid Al-Aqsa. PBB pun berperan untuk menjadi penengah di antara konflik Israel dan Palestina ini. Melalui berbagai rangkaian perjanjian damai, kedua negara diminta untuk hidup secara rukun dan berdampingan. Itu juga termasuk menjadikan Muslim Palestina bebas beribadah di Masjid Al-Aqsa.

Akan tetapi, praktiknya tidak semudah demikian. Melansir dari aljazeera.com, meningkatnya upaya Israel untuk mengambil alih Masjid Al-Aqsa dan seluruh wilayah Al-Haram As-Syarif adalah lambang keberanian Israel untuk menghabisi seluruh pendudukan Palestina di Yerusalem. Ini juga menandakan bahwa Israel menganggap orang Palestina maupun orang Arab tidak memiliki kepemimpinan yang gigih untuk membela hak-hak Muslim.

Konflik Israel dan Palestina atas Yerusalem, kota suci bagi Muslim maupun Yahudi, tampaknya masih akan terus berkepanjangan.

Pilihan editor: Ramai-Ramai Kecam Serangan Israel ke Masjid Al Aqsa: Indonesia, Iran, Turki, Bangladesh, Liga Arab, hingga Kanada

NIA HEPPY | SYAHDI MUHARRAM

Berita terkait

Untuk Kedua Kali Afrika Seret Israel ke ICJ, Apa Kasusnya Kali ini?

5 jam lalu

Untuk Kedua Kali Afrika Seret Israel ke ICJ, Apa Kasusnya Kali ini?

Afrika Selatan kembali membawa kasus genosida Israel ke ICJ dan meminta penghentian darurat serangan ke Rafah.

Baca Selengkapnya

Anggota Kongres AS Keturunan Palestina Ingin Hari Nakba Diakui

7 jam lalu

Anggota Kongres AS Keturunan Palestina Ingin Hari Nakba Diakui

Seorang anggota Kongres AS mendorong resolusi yang mengakui peristiwa Nakba dan hak pengungsi Palestina.

Baca Selengkapnya

Orang Tua 900 Tentara Israel Desak Menhan Hentikan Serangan ke Rafah: Ini Jebakan Maut!

10 jam lalu

Orang Tua 900 Tentara Israel Desak Menhan Hentikan Serangan ke Rafah: Ini Jebakan Maut!

Orang tua dari lebih 900 tentara Israel yang bertugas di Gaza telah menulis surat yang mendesak militer Israel untuk membatalkan serangan di Rafah

Baca Selengkapnya

5 Tentara Israel Tewas di Gaza, Tertembak Tank Teman

10 jam lalu

5 Tentara Israel Tewas di Gaza, Tertembak Tank Teman

Militer Israel mengatakan lima tentara Israel tewas tertembak tank mereka sendiri di Jabalia.

Baca Selengkapnya

Ini Rencana Besar Negara-negara Arab untuk Palestina Pascaperang

11 jam lalu

Ini Rencana Besar Negara-negara Arab untuk Palestina Pascaperang

Negara-negara Arab berkumpul membahas masa depan Palestina pascaperang.

Baca Selengkapnya

Pengungsi Palestina Terlunta-lunta, PMI akan Kirim Bantuan 500 Unit Tenda ke Gaza

12 jam lalu

Pengungsi Palestina Terlunta-lunta, PMI akan Kirim Bantuan 500 Unit Tenda ke Gaza

Sekretaris Jenderal PMI menyatakan akan terus mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza, Palestina, termasuk 500 unit tenda yang bakal dikirim pekan ini

Baca Selengkapnya

Meta Naikkan Kembali Unggahan Facebook Pertemuan PM Anwar Ibrahim dengan Hamas

13 jam lalu

Meta Naikkan Kembali Unggahan Facebook Pertemuan PM Anwar Ibrahim dengan Hamas

Meta Platforms kembali menaikkan unggahan Facebook dari media Malaysia tentang pertemuan PM Anwar Ibrahim dengan petinggi Hamas.

Baca Selengkapnya

Deretan Pimpinan Negara yang Pernah Dapat Surat Penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional

14 jam lalu

Deretan Pimpinan Negara yang Pernah Dapat Surat Penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional

Mahkamah Pidana Internasional pernah mengerbitkan surat penangkapan sejumlah pimpinan negara. Belum ada dari Israel

Baca Selengkapnya

Ingin Israel Dihukum, 5 Negara Ini Kritik Ancaman AS Kepada Mahkamah Pidana Internasional

14 jam lalu

Ingin Israel Dihukum, 5 Negara Ini Kritik Ancaman AS Kepada Mahkamah Pidana Internasional

Sejumlah pihak bereaksi setelah Amerika mengancam hakim ICC jika mengeluarkan surat penangkapan kepada PM Israel, Benjamin Netanyahu.

Baca Selengkapnya

Hakim Kanada Tolak Perintahkan Pembubaran Demo Pro-Palestina di Kampus

15 jam lalu

Hakim Kanada Tolak Perintahkan Pembubaran Demo Pro-Palestina di Kampus

Hakim Kanada menegaskan Universitas McGill tidak dapat membuktikan terjadi kekerasan dalam demo pro-Palestina

Baca Selengkapnya