87 Bom Ditemukan, Sri Lanka Sebut Jaringan Asing Terlibat

Senin, 22 April 2019 18:44 WIB

Petugas kepolisian polisi dan imam Katolik melihat kondisi gereja setelah diserang teror bom di Negombo, Sri Lanka, 21 April 2019. REUTERS/Stringer NO

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Sri Lanka menemukan 87 bom dan detonatornya di terminal bus besar di Kolombo, Senin, 22 April 2019. Penemuan bom dan detonatornya di terminal bus terjadi sehari setelah rangkaian bom bunuh diri di 3 gereja dan 3 hotel di Sri Lanka. Sedikitnya 290 orang tewas dan 500 orang terluka.

Baca: Teror Bom di Sri Lanka, 290 Orang Tewas dan 500 Orang Terluka

Pasukan keamanan Sri Lanka memburu ke berbagai penjuru negara untuk menemukan siapa pelaku pengeboman. Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas aksi teror paling berdarah di Sri Lanka sepanjang satu dekade terakhir.

Juru bicara pemerintah Sri Lanka, Rajitha Senaratne menyatakan teror bom pada hari Minggu pagi, 21 April 2019 melibatkan jaringan internasional.

"Kami tidak percaya serangan ini dilakukan terbatas hanya oleh sekelompok orang di negara ini.Tanpa jaringan internasional serangan-serangan ini tidak akan pernah terjadi," kata Senaratne.

Advertising
Advertising

Ambulans terparkir di depan Gereja St Anthony pasca-ledakan bom, di Kochchikade, Kolombo, Sri Lanka, Ahad, 21 April 2019. Sebanyak 138 orang lebih dilaporkan tewas dan 400 lebih terluka dalam ledakan bom di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka pada Minggu Paskah. REUTERS/Dinuka Liyanawatte

Baca: Pemimpin Dunia Berduka Pasca Teror Bom di Sri Lanka

Pada hari aksi teror bom bunuh diri mengguncang Sri Lanka, Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe mengakui sebelumnya pemerintah telah menerima informasi mengenai kemungkinan terjadi serangan terhadap gereja-gereja yang melibatkan satu kelompok Islam lokal yang kurang dikenal.

Sri Lanka selama ini kerap dihantam konflik sektarian antara kelompok Budha berhadapan dengan etnis minoritas Tamil. Bahkan konflik ini berubah menjadi perang saudara hingga akhirnya pemerintah Sri Lanka mampu mengakhiri perang saudara itu 10 tahun lalu.

Baca: Total Ada 8 Ledakan Bom di Sri Lanka dalam Sehari

Selain itu, pemerintahan Sri Lanka baru saja diguncang prahara lantaran presiden Sirisena memecat Perdana Menteri Ranil Wichremesinghe tahun lalu. Sirisena menunjuk penggantinya dari pihak oposisi, Mahinda Rajapaksa. Beberapa pekan kemudian, Rajapaksa dipecat dan kembali Wickremensinghe menempati posisi perdana menteri.

Pergantian ini atas tekanan dari Pengadilan Mahkamah. Setelah itu, hubungan para petinggi Sri Lanka tegang sehubungan pemilihan presiden yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Berita terkait

Senjata AS Digunakan dalam Serangan Israel ke Lebanon, Diduga Langgar Hukum Internasional

1 hari lalu

Senjata AS Digunakan dalam Serangan Israel ke Lebanon, Diduga Langgar Hukum Internasional

Sejak 7 Oktober, 16 pekerja medis tewas akibat serangan udara Israel di Lebanon, dan 380 orang lainnya tewas termasuk 72 warga sipil.

Baca Selengkapnya

Temuan Mortir Buatan Yugoslavia di Kalideres, Polisi: Masih Aktif

16 hari lalu

Temuan Mortir Buatan Yugoslavia di Kalideres, Polisi: Masih Aktif

Mortir itu ditemukan oleh seorang warga Kamal, Kalideres yang hendak mencuci kaki di keran air depan rumahnya.

Baca Selengkapnya

Lebih dari Setahun Pilot Susi Air Disandera TPNPB-OPM, Aparat Sebut Ada Kendala di Lapangan

16 hari lalu

Lebih dari Setahun Pilot Susi Air Disandera TPNPB-OPM, Aparat Sebut Ada Kendala di Lapangan

Pemerintah masih terus mengupayakan pembebasan Pilot Susi Air, Philips Mark Mehrtens. Belum ada perkembangan signifikan.

Baca Selengkapnya

TPNPB Kembali Tuding TNI Jatuhkan Bom di Papua Demi Selamatkan Pilot Susi Air

19 hari lalu

TPNPB Kembali Tuding TNI Jatuhkan Bom di Papua Demi Selamatkan Pilot Susi Air

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) kembali menuding TNI melakukan pengeboman untuk menyelamatkan pilot Susi Air

Baca Selengkapnya

AS Dilaporkan Setujui Penjualan Ribuan Bom ke Israel ketika Tujuh Relawan WCK Tewas

33 hari lalu

AS Dilaporkan Setujui Penjualan Ribuan Bom ke Israel ketika Tujuh Relawan WCK Tewas

Gedung Putih menyetujui penjualan senjata baru ke Israel ketika pada hari yang sama sekutu dekat AS itu membunuh tujuh relawan WCK di Gaza

Baca Selengkapnya

Sri Lanka Beri Sumbangan Rp15 Miliar untuk Gaza Walau sedang Krisis Ekonomi

35 hari lalu

Sri Lanka Beri Sumbangan Rp15 Miliar untuk Gaza Walau sedang Krisis Ekonomi

Uang sedekah dari Sri Lanka itu ditujukan untuk membantu anak-anak Palestina di Jalur Gaza

Baca Selengkapnya

AS Diam-diam Kembali Setujui Pengiriman Bom dan Pesawat Tempur Senilai Miliaran Dolar ke Israel

38 hari lalu

AS Diam-diam Kembali Setujui Pengiriman Bom dan Pesawat Tempur Senilai Miliaran Dolar ke Israel

The Washington Post melaporkan Amerika Serikat telah mengizinkan pengiriman bom dan pesawat tempur senilai miliaran dolar ke Israel.

Baca Selengkapnya

McDonald's Tutup Seluruh Gerai di Sri Lanka, Bagaimana Bisnis McD Pasca Dihujani Boikot?

43 hari lalu

McDonald's Tutup Seluruh Gerai di Sri Lanka, Bagaimana Bisnis McD Pasca Dihujani Boikot?

McDonald's tutup seluruh gerainya di Sri Lanka. Bisnis McD di Timur Tengah pun terimbas akibat aksi boikot anti-israel.

Baca Selengkapnya

McDonald's Tutup Seluruh Gerai di Sri Lanka Gara-gara Jorok

44 hari lalu

McDonald's Tutup Seluruh Gerai di Sri Lanka Gara-gara Jorok

McDonald's di Sri Lanka mencabut kerja sama dengan mitra lokal dan memutuskan hengkang karena masalah kebersihan.

Baca Selengkapnya

9 Negara Teraman untuk Solo Traveling Perempuan dari Srilanka hingga Selandia Baru

47 hari lalu

9 Negara Teraman untuk Solo Traveling Perempuan dari Srilanka hingga Selandia Baru

Beberapa negara dikenal relatif aman dan mudah dijelajahi bagi perempuan yang mencari petualangan dengan solo traveling

Baca Selengkapnya