Detik-Detik Serangan Hotel di Afganistan, Begini Kengeriannya

Reporter

Terjemahan

Kamis, 25 Januari 2018 16:45 WIB

Seorang pria mencoba melarikan diri dari balkon di Hotel Intercontinental Kabul saat terjadi serangan oleh orang-orang bersenjata di Kabul. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta -Detik-detik serangan terhadap sebuah hotel mewah di Afganistan pada akhir pekan lalu terekam oleh kamera.

Rekaman yang dilansir media Inggris, The Sun, Rabu 24 Januari 2018, memperlihatkan kengerian situasi saat itu, termasuk ketika sejumlah tamu hotel memanjat dari balkon menggunakan seprei untuk melarikan diri dari orang-orang bersenjata yang menyerang Hotel Intercontinental pada Sabtu malam waktu setempat.

Bangunan itu terbakar saat pasukan keamanan Afganistan memerangi para pelaku dalam baku tembak selama 12 jam yang berakhir dengan terbunuhnya para penyerang.

Seorang tamu yang bersembunyi di sebuah ruangan mengatakan mendengar tembakan, dan mengatakan, "Saya mohon pasukan keamanan untuk menyelamatkan kami sesegera mungkin sebelum mereka membunuh kami."

Kengerian itu bertambah ketika laporan menyebutkan para pelaku melemparkan korban dari jendela hotel mereka.

Advertising
Advertising

Baca juga:

Serangan ke Hotel di Afganistan, 2 Tewas

Dan sebuah rekaman secara dramatis menunjukkan sejumlah tamu hotel memanjat dari balkon menggunakan seprei untuk menghindari pembantaian tersebut.

Namun dalam cupilkan yang ditayangkan stasiun televisi Tolo Afghanistan, seorang tamu kehilangan cengkeramannya dan jatuh. Rekaman itu juga menunjukkan asap hitam dan nyala api mengepul dari atas hotel.

Pasukan khusus turun melalui helikopter pada malam hari ke atap bangunan. Kementerian Dalam Negeri mengatakan pasukan keamanan Afghanistan membunuh empat penyerang dalam serangan berjam-jam tersebut.

Serangan ini menewaskan sedikitnya 22 orang, termasuk 14 warga asing. Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Najib Denmark mengatakan bahwa 11 dari 14 orang asing yang terbunuh adalah karyawan KamAir, seorang maskapai penerbangan swasta Afghanistan.

Dia menambahkan bahwa 10 lainnya luka-luka, termasuk enam petugas keamanan dan empat warga sipil.

Juru bicara Deputi Kementerian Dalam Negeri Nasrat Rahimi sebelumnya mengatakan sekitar 150 orang diselamatkan termasuk lebih dari 40 orang asing."Tubuh orang asing, seorang wanita, ditemukan dari lantai enam saat penyerang terakhir terbunuh."

Sementara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat membenarkan bahwa salah satu dari 4 korban tewas dari negaranya adalah Glenn Selig, juru bicara penasihat kampanye Donald Trump dalam pemilu presiden Amerika Serikat 2016.

Pejabat mengatakan empat orang bersenjata masuk ke hotel, yang bukan bagian dari rantai Intercontinental Global, pada Sabtu malam, melepaskan tembakan ke arah tamu dan staf dan menyandera puluhan orang.

Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan terbaru di ibu kota yang dilanda perang tersebut.

Itu terjadi setelah kedutaan AS di Kabul mengeluarkan sebuah peringatan pada Kamis yang mengatakan bahwa serangan sebuah hotel akan segera terjadi.

Baca juga:

Taliban Serang Markas Militer Afganistan, 140 Prajurit Tewas

Sebuah pernyataan berbunyi: "Kami mengetahui laporan bahwa kelompok ekstremis mungkin merencanakan serangan terhadap hotel di Kabul".

Pihak berwenang sudah menyelidiki bagaimana penyerang mendapatkan kartu identitas. Mereka diyakini masuk melalui pintu belakang dapur setelah menghindari cek di pintu masuk utama.

Intercontinental terakhir diserang pada Juni 2011 ketika sebuah serangan bunuh diri yang diklaim oleh Taliban menewaskan 21 orang, termasuk 10 warga sipil.

Keamanan di Kabul telah diperketat sejak 31 Mei ketika sebuah bom truk besar meledak di zona diplomatik, menewaskan sekitar 150 orang dan melukai sekitar 400 lainnya - kebanyakan warga sipil.

ISIS telah mengklaim sebagian besar serangan baru-baru ini di ibu kota Afghanistan. Namun pihak berwenang menduga bahwa Jaringan Haqqani yang berafiliasi dengan Taliban telah terlibat dalam beberapa serangan tersebut.

Berita terkait

Prabowo Terima Telepon Menteri Pertahanan AS, Berikut Profil Lloyd Austin

5 hari lalu

Prabowo Terima Telepon Menteri Pertahanan AS, Berikut Profil Lloyd Austin

Presiden terpilih Prabowo Subianto menerima telepon dari Menhan AS. Berikut jenjang karier dan profil Lloyd Austin.

Baca Selengkapnya

10 Negara Paling Tidak Aman di Dunia, Indonesia Termasuk?

8 hari lalu

10 Negara Paling Tidak Aman di Dunia, Indonesia Termasuk?

Ada 10 negara yang paling tidak aman di dunia dan tidak disarankan untuk berkunjung ke sana. Siapa saja?

Baca Selengkapnya

Cerita Mahasiswa Afganistan Lulus Magister Unpad dengan IPK 4,00

8 Februari 2024

Cerita Mahasiswa Afganistan Lulus Magister Unpad dengan IPK 4,00

Abdul Qayoum Safi asal Afganistan lulus dari Magister Ilmu Komunikasi Unpad dengan IPK tertinggi 4,00.

Baca Selengkapnya

Bicara Soal Pengungsi, Seniman Afganistan Gelar Pameran Tunggal di Bandung

30 September 2023

Bicara Soal Pengungsi, Seniman Afganistan Gelar Pameran Tunggal di Bandung

Seniman asal Kabul, Afganistan, Nesar Ahmad Eesar menggelar pameran tunggal yang memotret keseharian pengungsi Afganistan.

Baca Selengkapnya

Taliban Klaim Hidup Perempuan di Afghanistan Kini Lebih Baik

25 Juni 2023

Taliban Klaim Hidup Perempuan di Afghanistan Kini Lebih Baik

Taliban mengklaim telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki kehidupan perempuan di Afghanistan.

Baca Selengkapnya

Osama bin Laden Tewas pada 2 Mei 2011, Benarkah?

2 Mei 2023

Osama bin Laden Tewas pada 2 Mei 2011, Benarkah?

Osama bin Laden dilaporkan tewas pada 2 Mei 2011 dalam serangan tentara Amerika Serikat. Ada cerita lain soal kematian Osama.

Baca Selengkapnya

Taliban Punya Supercar, Mesinnya Toyota Corolla 1.800cc

21 Januari 2023

Taliban Punya Supercar, Mesinnya Toyota Corolla 1.800cc

Mesin bensin supercar Mada 9 buatan rezim Taliban Afganistan disebut dapat diganti dengan powertrain listrik pada versi produksi nanti.

Baca Selengkapnya

Data Biometrik 'Dibobol' dari Alat Bekas Pakai Militer AS di Afganistan

30 Desember 2022

Data Biometrik 'Dibobol' dari Alat Bekas Pakai Militer AS di Afganistan

Data biometrik berasal dari perangkat digital bekas milik militer Amerika yang diperjualbelikan di situs ecommerce eBay.

Baca Selengkapnya

Dua Orang Tewas dalam Ledakan Mobil di Kabul

22 November 2022

Dua Orang Tewas dalam Ledakan Mobil di Kabul

Sejumlah serangan terjadi terhadap sasaran sipil dan pemerintah Taliban di Kabul dan kota lain di Afghanistan. Beberapa diklaim oleh ISIS.

Baca Selengkapnya

Pemimpin Al Qaeda Ayman al-Zawahiri Tewas, Begini Keberadaan Organisasi Bentukan Osama Bin Laden

3 Agustus 2022

Pemimpin Al Qaeda Ayman al-Zawahiri Tewas, Begini Keberadaan Organisasi Bentukan Osama Bin Laden

Pemimpin tertinggi Al Qaeda Ayman al-Zawahiri tewas dalam serangan pesawat tak berawal CIA di Kabul, Afganistan. Bagaimana berdirinya organisasi ini?

Baca Selengkapnya