Jumat, 18 Agustus 2017

3 Tewas dalam Bentrokan Pawai Supremasi Kulit Putih di Amerika  

Minggu, 13 Agustus 2017 | 06:50 WIB
ANTARA/Zainuddin MN

ANTARA/Zainuddin MN.

TEMPO.CO, Charlottesvile— Tiga orang tewas dan 19 lainnya terluka dalam bentrokan yang berlangsung menyusul pawai kubu supremasi kulit putih di Charlottesville, Virginia, Amerika Serikat.

Seperti dilansir The Hill, Ahad 13 Agustus 2017, satu korban tewas setelah sebuah mobil menabrak massa anti-supremasi kulit putih pada Sabtu petang waktu setempat.

Sedangkan dua korban lainnya adalah polisi Negara Bagian Virginia yang tewas saat helikopter pemantau kerusuhan mereka jatuh saat bertugas.

Rumah Sakit University of Virginia melaporkan sebanyak 20 orang dilarikan ke rumah sakit setelah sebuah mobil berwarna abu-abu melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak kerumunan massa dekat jalan di kampus kota itu.

 


Baca: Pawai Anti-Islam Terbesar Digelar Serentak di Amerika Serikat  

Seorang perempuan kemudian tewas di rumah sakit sementara 19 lainnya masih dirawat akibat luka-luka yang mereka derita.

Kepolisian Kota Charlottesville tidak menjelaskan apakah serangan mobil ini terkait dengan bentrokan kedua kubu atau tidak.

Namun, sebuah video yang ditayangkan di CNN menunjukkan, mobil warna abu-abu itu menabrak demonstran sebelum massa sempat membalikkan badan.

”Saya patah hati bahwa nyawa telah hilang di sini,” kata Wali Kota Charlottesville, Mike Singer, melalui Twitter. ”Saya mendesak semua orang dengan niat baik, pulang ke rumah,” ujar Singer.

"Saya berdoa agar Tuhan membantu kita semua,” ujar Wakil Wali Kota Wes Bellamy dalam sebuah wawancara dengan CNN. ”Kami lebih baik dari ini.”

Serangan mobil ini terjadi setelah kota itu dilanda kerusuhan yang melibatkan demonstran supremasi kulit putih dan kubu yang menentang.

Kerusuhan antara demonstran pro-kulit putih dan kelompok penentang telah memaksa pemerintah Virginia mengumumkan status darurat di Kota Charlottesville.

Sekitar 1.000 pasukan keamanan telah dikerahkan di lokasi bentrok di sekitar kampus University of Virginia.

Kelompok supremasi kulit putih “Unite for Right” menggelar pawai obor menjelang demo besar-besaran yang akan digelar pada hari ini.

Demo ini untuk menentang keputusan pemerintah kota Charlottesville yang akan memindahkan patung Jenderal Robert E. Lee dari taman kota yang juga dikenal sebagai Taman Emansipasi.

Bagi demonstran pro-supremasi kulit putih, patung Jenderal Lee yang dijuluki sebagai Jenderal Konfederasi itu merupakan simbol mereka. Jenderal Lee merupakan tokoh penting ketika Perang Saudara pecah dan sempat membuat Virginia memisahkan diri dari Amerika Serikat.

THE HILL | CNN | REUTERS | FOX NEWS | SITA PLANASARI AQUADINI

 

 

 

 


Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?