2 Jurnalis Belanda Hilang di Kolombia, Diculik Pemberontak ELN?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penculikan/penyekapan/kekerasan. Shutterstock

    Ilustrasi penculikan/penyekapan/kekerasan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Bogota- Sebanyak 2  jurnalis warga Belanda dinyatakan hilang di wilayah yang dikuasai pemberontak sayap kiri, Tentara Pembebasan Nasional atau ELN,  di Kolombia yang berbatasan dengan Venezuela.  ELN diduga sebagai dalang penculikan.   

    Jurnalis Derk Bolt dan Eugenio Follender dinyatakan hilang sejak akhir pekan lalu di Catatumbo. Melalui unggahan di Twitter, pihak berwenang Kolombia meminta agar kedua jurnalis Belanda itu dibebaskan.

    Baca: Jurnalis Inggris Simpan Data di Anus Saat Ditawan Milisi di Sudan  

    Militer Kolombia telah mengirim pasukan khusus ke wilayah tersebut untuk mencari 2 jurnalis asal Belanda itu. Kedua jurnalis berada di wilayah itu untuk melakukan tugas jurnalistik mencari ibu dari seorang anak Kolombia yang diadopsi di Belanda beberapa tahun yang lalu.

    Mereka berdua bekerja untuk program TV Belanda Spoorloos, sebuah acara yang bertujuan melacak keberadaan orang-orang hilang kontak dari kerabatnya. Derk Bolt adalah presenter dan Eugenio Follender seorang juru kamera.

    Kedua jurnalis pria itu  mulai melakukan proses syuting di kotamadya El Tarra yang berada dekat dengan perbatasan Venezuela, basis utama kelompok pemberontak ELN. Pemberontak ELN diduga bertanggung jawab atas hilangnya Bolt dan Follender.

    Baca: Jadi Target Pembunuhan, Dua Jurnalis Gugat Presiden Trump

    Tahun lalu di daerah yang sama jurnalis Spanyol keturunan Kolombia, Salud Hernández Mora diculik oleh ELN, demikian juga dua jurnalis  Kolombia, Diego D'Pablos dan Carlos Melo, saat meliput berita di wilayah tersebut.

    ELN adalah kelompok gerilya sayap kiri kedua terbesar di Kolombia, setelah FARC. FARC telah menandatangani kesepakatan damai dengan pemerintah November lalu dan sudah melucuti senjata.

    Pemberontak ELN baru memulai perundingan damai pada Februari tahun ini, namun selama proses negosiasi serangkaian penculikan dan serangan terjadi. Terbaru, ELN dicurigai sebagai dalang penculikan 2 jurnalis Belanda tersebut.

    BBC|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.