Lagu Ariana Grande Iringi Pemakaman Korban Serangan Manchester  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ariana Grande bersama dengan Miley Cyrus, bernyanyi bersama  saat tampil dalam konser One Love Manchester di Manchester, 4 Juni 2017. (Dave Hogan via AP)

    Ariana Grande bersama dengan Miley Cyrus, bernyanyi bersama saat tampil dalam konser One Love Manchester di Manchester, 4 Juni 2017. (Dave Hogan via AP)

    TEMPO.CO, Manchester - Lagu bintang pop Amerika Serikat, Ariana Grande, mengiringi upacara pemakaman salah satu korban tewas serangan Manchester, Eilidh MacLeod.

    Eilidh, 14 tahun, yang dimakamkan di sebuah pulau terpencil di Skotlandia, Barra, merupakan salah satu dari 22 korban tewas dalam insiden berdarah di Manchester Arena pada 22 Mei 2017.

    Baca: Bom di Konser Ariana Grande, Polisi: Nama Pelaku Salman Ramadan

    Saat kejadian, remaja tersebut pergi menyaksikan konser Ariana Grande bersama temannya, Laura MacIntyre.

    Laura mengalami cedera di dalam serangan teroris yang dilakukan Salman Abedi, yang turut melukai lebih 110 korban lain.

    Upacara pemakaman Eilidh merupakan yang pertama bagi korban serangan Manchester dan diadakan di Gereja 'Our Lady, Star of the Sea' di Castlebay pada Senin, 5 Juni 2017.

    Pemakaman itu dihadiri hampir seluruh penduduk Barra yang berjumlah lebih dari 1.000 jiwa. Semua tempat bisnis maupun kantor administrasi ditutup selama beberapa jam sebagai tanda penghormatan dan memungkinkan staf menghadiri pemakaman.

    Bendera hijau dan putih Barra diterbangkan setengah tiang di sekolah remaja tersebut.

    Baca: Begini Kengerian Ledakan pada Konser Ariana Grande di Inggris

    Seperti yang dilansir Sky News pada 5 Juni 2017, orang-orang yang berkabung berdiri dalam diam dengan kepala tertunduk di luar gereja dan di alun-alun kota saat lagu Ariana Grande yang berjudul My Everything dimainkan untuk mengenang korban serangan Manchester.

    SKY NEWS | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.